Harga Masker 'Digoreng' Imbas Panic Buying, Dokter Paru Singgung Empati
GH News September 07, 2026 02:09 PM
Jakarta -

Merebaknya sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau membuat masker kembali diburu warga di berbagai wilayah. Sayangnya, lonjakan permintaan ini dimanfaatkan oleh oknum penjual yang menaikkan harga masker di tengah fenomena panic buying.

Menanggapi hal tersebut, dokter spesialis paru dari RSUP Persahabatan, Prof Dr dr Agus Dwi Susanto, SpP(K), meminta para pedagang untuk tetap berempati dan tidak memanfaatkan situasi bencana demi meraup keuntungan sepihak.

"Ya tentunya marilah sama-sama buat semuanya, ketika kondisi lagi ada bencana seperti ini, teman-teman yang sedang menjual itu tidak memanfaatkan kondisi ini," ujar Prof Agus dalam tayangan detikPagi, Senin (7/9/2026).

"Mari kita bantu juga saudara-saudara kita yang membutuhkan hal tersebut, masker tersebut, dengan menjual dengan harga yang layak," lanjutnya.

Prof Agus juga mengimbau untuk tidak perlu panik hingga melakukan panic buying, yang justru memicu kelangkaan di pasaran.

"Pada seluruh masyarakat ya tentunya dalam kondisi seperti ini kita tidak perlu panik ya. Yang terpenting adalah melakukan upaya-upaya pencegahan," tambahnya.

Langkah Perlindungan Diri saat Terjadi Sebaran Abu Vulkanik

Demi menghindari paparan debu vulkanik yang berisiko memicu gangguan pernapasan, Prof Agus membagikan sejumlah langkah pencegahan yang bisa diterapkan:

  • Batasi aktivitas di luar rumah: Mengurangi kegiatan di luar ruangan, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan individu yang memiliki riwayat penyakit pernapasan.
  • Gunakan alat pelindung diri (APD): Jika terpaksa harus beraktivitas di luar rumah, pastikan selalu mengenakan masker yang tersedia untuk melindungi saluran pernapasan dari paparan partikel abu.
  • Pilih moda transportasi tertutup: Jika harus bepergian, utamakan menggunakan kendaraan tertutup seperti mobil atau transportasi umum yang terlindung dari paparan udara luar secara langsung.
  • Jaga kualitas udara di dalam rumah: Memastikan ventilasi dan celah rumah tertutup rapat agar debu vulkanik dari luar tidak masuk dan mencemari udara di dalam ruangan.
© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.