TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Sebanyak dua peristiwa kebakaran dilaporkan terjadi di Kulon Progo pada Minggu (06/09/2026) malam kemarin.
Anggota Pemadam Kebakaran (Damkar) hingga Polres Kulon Progo pun diterjunkan untuk menangani kejadian tersebut.
Kasihumas Polres Kulon Progo, Iptu Sarjoko, menyampaikan kebakaran pertama terjadi sekitar pukul 18.30 WIB, Minggu malam.
Lokasinya di Muara Sungai Progo wilayah Kalurahan Banaran, Kapanewon Galur.
"Kebakarannya disebabkan oleh sampah kayu yang dibakar oleh warga," katanya pada Senin (07/09/2026).
Menurut Sarjoko, kebakaran awalnya diketahui oleh S (45), warga setempat yang saat itu sedang berada di lahan pertanian dekat sana.
Warga lalu mencoba memadamkan api dengan peralatan seadanya.
Tim dari Damkar Kulon Progo kemudian juga mendatangi lokasi setelah menerima laporan dari warga.
"Pemadaman sempat sulit dilakukan karena kendaraan Damkar tidak bisa sampai ke lokasi, sehingga akhirnya dibantu warga untuk memadamkan api dengan alat seadanya," ujar Sarjoko.
Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 21.00 WIB, di mana lahan yang terbakar luasnya sekitar 500 meter persegi.
Kebakaran diduga disebabkan oleh sampah kayu yang dibakar oleh orang tak dikenal dan ditinggalkan saat api masih menyala.
Baca juga: Timbul Penarik Becak Asal Kulon Progo Turun ke Desil 3, Bisa Akses Bantuan Pendidikan Anak
Kebakaran berikutnya terjadi sekitar pukul 21.00 WIB di Kalurahan Tuksono, Kapanewon Sentolo.
Menurut Sarjoko, kebakaran terjadi pada kandang ayam milik S (35), warga setempat.
"Kebakaran diketahui oleh warga yang melintas di depan kandang ayam, lalu langsung melapor ke S dan ke Polsek Sentolo," jelasnya.
Anggota Polsek Sentolo bersama Tim Damkar Kulon Progo lalu mendatangi lokasi untuk melakukan pemadaman.
Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 21.30 WIB.
Kepala Seksi Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kulon Progo, Chris Hartanto menyampaikan belum diketahui pasti penyebab kebakaran pada kandang ayam itu.
Namun kejadian itu menyebabkan kerugian cukup besar bagi pemiliknya.
"Kebakaran kandang ayam itu menyebabkan kerugian sekitar Rp 15 juta," ungkap Chris.(*)