TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Volume penumpang di wilayah Daop 6 Yogyakarta meningkat 12,5 persen pasca penutupan Bandara Internasional Soekarno-Hatta karena sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih mengatakan pihaknya mengoperasikan dua kereta tambahan pada Minggu (6/9/2026) kemarin.
Sementara pada Senin (7/9/2026), KAI Daop 6 Yogyakarta hanya mengoperasikan satu KA tambahan.
Ia mencatat sebanyak 455 penumpang mengakses KA Tambahan pada Minggu (6/9/2026) sementara pada Senin (7/9/2026) hingga pukul 10.30 tercatat ada 114 penumpang.
“Kenaikannya 12,5 persen jika dibandingkan dengan pekan lalu. Pada Minggu (31/8/2026) lalu total penumpang 45.883, sementara Minggu (6/9/2026) total ada 51.646,” katanya, Senin (7/9/2026).
Baca juga: Jadwal Kereta Bandara dari Stasiun Yogyakarta-YIA Hari Ini, Senin 7 September 2026
Feni menerangkan KA Tambahan KA Tambahan Yogyakarta-Gambir direncanakan berangkat pukul 18.20 dari Stasiun Yogyakarta. Kereta tambahan ini terdiri dari tujuh kereta eksekutif Stainless Steel.
Penambahan perjalanan ini diharapkan dapat menjadi alternatif transportasi bagi masyarakat yang ingin melanjutkan perjalanan maupun aktivitasnya, khususnya menuju wilayah Jakarta dan sekitarnya ataupun sebaliknya.
“Ini merupakan bentuk kesiapan KAI dalam memberikan alternatif mobilitas bagi masyarakat di tengah adanya hambatan kondisi alam yang berdampak pada perjalanan udara,” terangnya.
KAI Daop 6 Yogyakarta akan terus memantau perkembangan situasi, melakukan koordinasi dengan pihak terkait, dan akan memberikan informasi lanjutan kepada para pelanggan.
“Pelanggan juga diimbau untuk mematuhi arahan petugas selama berada di stasiun maupun di atas kereta api. Apabila mengalami keluhan seperti sesak napas atau iritasi, pelanggan diimbau segera menghubungi petugas KAI untuk mendapatkan bantuan,” imbuhnya. (maw)