Milad ke-15, Unmuh Babel Bidik Pengakuan Nasional dan Siapkan PPG dan Perkuat SDM
Asmadi Pandapotan Siregar September 07, 2026 03:03 PM

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung (Unmuh Babel) memperingati milad ke-15 melalui Sidang Senat Terbuka di Auditorium Unmuh Babel, Senin (7/9/2026).

Sidang senat terbuka tersebut dihadiri Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Hidayat Arsani, perwakilan Wali Kota Pangkalpinang, sejumlah pejabat Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, civitas akademika Unmuh Babel, serta tamu undangan lainnya.

Memasuki usia ke-15, Unmuh Babel menargetkan penguatan posisi sebagai perguruan tinggi yang mendapat pengakuan di tingkat nasional.

Rektor Unmuh Babel Fadillah Sabri mengatakan, usia 15 tahun menjadi fase penting bagi kampus untuk mencapai target recognition atau pengakuan secara nasional.

Menurutnya, pengembangan Unmuh Babel telah disusun dalam tiga tahapan, yakni internalisasi, eksternalisasi, dan eksistensi.

"Usia 15 tahun itu usia di mana sesuai dengan visi kita targetnya adalah pengakuan secara nasional, recognition nasional," kata Fadillah Sabri usai sidang senat terbuka, Senin (7/9/2026).

Ia menjelaskan, fase pengakuan nasional tersebut menjadi bagian dari perjalanan Unmuh Babel sebelum memasuki tahap eksistensi yang ditargetkan pada 2034.

Pada tahap tersebut, Unmuh Babel diharapkan mampu menjadi perguruan tinggi yang memiliki daya saing hingga tingkat internasional.

"Memang kami ada tiga tahapan, mulai dari internalisasi, kemudian eksternalisasi, kemudian eksistensi. Eksistensi itu nanti 2034 kami akan diakui sebagai kampus yang berdaya saing di tingkat internasional," ujarnya.

Fadillah mengatakan, berbagai capaian yang diraih Unmuh Babel dalam beberapa tahun terakhir menjadi modal untuk mewujudkan target tersebut.

Mulai dari peningkatan kualitas sumber daya manusia, sarana dan prasarana, hingga kemampuan mahasiswa terus diperkuat.

"Fase ini adalah fase di mana pengakuan di tingkat nasional. Itu yang telah kita lakukan dan capaian-capaian yang telah kita lakukan menunjukkan hasil, terutama dalam peningkatan sumber daya manusia, sarana dan prasarana, kemampuan mahasiswa dan sebagainya," katanya.

Dari sisi akademik, Unmuh Babel juga terus mengembangkan program studi yang dimiliki.

Fadillah menyebut saat ini Unmuh Babel telah memiliki 12 program studi. Jumlah tersebut bertambah dua program studi dibandingkan sebelumnya yang berjumlah 10 program studi.

"Alhamdulillah prodi kita sekarang bertambah dua, dari tadi 10 menjadi 12 di 2026 ini," ujarnya.

Ia mengatakan, penambahan program studi tersebut menjadi salah satu capaian yang berada di luar target awal kampus.

Ke depan, Unmuh Babel menargetkan pembukaan Pendidikan Profesi Guru (PPG). Program tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu penguatan layanan pendidikan tinggi yang dibutuhkan masyarakat.

"Target kita untuk 2026/2027 yang pertama adalah PPG, Pendidikan Profesi Guru. Karena itu sudah banyak yang mengharapkan," kata Fadillah.

Selain PPG, Unmuh Babel juga tengah menyiapkan rencana pembukaan program studi pascasarjana Ilmu Lingkungan.

Rencana tersebut dinilai relevan dengan kebutuhan Bangka Belitung yang menghadapi berbagai persoalan lingkungan.

"Mudah-mudahan tahun depan kita akan membuka program studi pasca yaitu Ilmu Lingkungan. Terutama untuk Bangka Belitung ini masalah lingkungan penting sekali," ujarnya.

Seiring perkembangan program akademik, jumlah mahasiswa Unmuh Babel juga terus bertambah.

Fadillah menyebut saat ini terdapat hampir 2.100 mahasiswa aktif yang menempuh pendidikan di Unmuh Babel.

"Yang aktif ada 2.000, hampir 2.100," katanya.

Ia menilai pertumbuhan jumlah mahasiswa harus diikuti dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia dan fasilitas kampus.

Karena itu, penguatan kualitas dosen menjadi salah satu target utama Unmuh Babel memasuki tahun akademik 2026/2027.

Fadillah mengatakan, pihaknya mendorong semakin banyak dosen melanjutkan pendidikan hingga jenjang doktor.

Saat ini, Unmuh Babel telah memiliki belasan doktor dan masih memberikan dukungan pendidikan bagi dosen yang melanjutkan studi.

"Kita berharap penguatan sumber daya manusia, memperbanyak doktor. Doktor kita sekarang sudah ada belasan," ujarnya.

Dengan berbagai program tersebut, Fadillah berharap Unmuh Babel tidak hanya berkembang dari sisi jumlah mahasiswa dan program studi, tetapi juga mampu meningkatkan kualitas serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

"Intinya kami bersyukur sampai di usia sekarang ini kita masih bisa memberikan kemanfaatan yang besar," tuturnya. (Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.