TRIBUNNEWS.COM - Tim bulu tangkis Korea Selatan kehilangan salah satu kekuatannya setelah Kong Hee-yong dipastikan absen dari Asian Games Aichi-Nagoya 2026 karena masih melanjutkan pemulihan cedera lutut kanan.
Kong yang menempati peringkat keenam dunia bersama Kim Hye-jeong sejatinya menjadi salah satu andalan Korea untuk memburu medali emas dalam nomor beregu.
Absennya Kong membuat Korea harus mencari formula baru karena persaingan ganda putri Asian Games 2026.
China diperkirakan menurunkan pasangan peringkat pertama dunia Liu Sheng Shu/Tan Ning serta Jia Yi Fan dan Zhang Shu Xuan, sedangkan Jepang memiliki Yuki Fukushima/Mayu Matsumoto serta Rin Iwanaga/Kie Nakanishi.
Kondisi tersebut membuat pelatih kepala Korea, Park Joo-bong, harus memutar strategi untuk menemukan pasangan yang mampu menjaga kekuatan Korea.
Park kemudian membuat keputusan dengan memilih Lee Yeon-woo sebagai pasangan Kim Hye-jeong, meski Jeong Na-eun sebelumnya lebih diunggulkan untuk mengisi posisi tersebut.
Baca juga: 2 Pekan Menuju Asian Games 2026, Pearly/Thinaah Wajib Benahi Kebiasaan Buruk
Jeong Na-eun sebenarnya memiliki pengalaman lebih kuat bersama Kim Hye-jeong karena keduanya pernah mencapai peringkat ketiga dunia pada 2023
Kemudian pernah kembali dipasangkan pada Piala Uber 2026 ketika Kong absen karena cedera.
Saat itu, Jeong/Kim membantu Korea meraih kemenangan di Piala Uber sehingga pasangan tersebut sempat dipandang sebagai pilihan paling masuk akal untuk menghadapi Asian Games 2026.
Namun, Park justru memilih Lee Yeon-woo yang memiliki pengalaman lebih terbatas di tim nasional dan belum pernah bertanding dalam turnamen internasional bersama Kim Hye-jeong.
Seorang pejabat asosiasi (BKA) menjelaskan keputusan tersebut tidak terlepas dari pengalaman keduanya yang sudah lama bermain bersama di klub masing-masing.
"Kim Hye-jeong dan Lee Yeon-woo sudah lama bermain bersama di klub masing-masing, sehingga karena masa persiapan turnamen cukup singkat, pelatih Park berfokus pada kerja sama tim dan menilai Lee Yeon-woo dapat menciptakan sinergi yang baik dengan Kim Hye-jeong," ujar pejabat tersebut melansir Sports Donga via Naver Sports.
Keputusan itu membuat Lee Yeon-woo kini memiliki kesempatan menjadi senjata baru Korea.
Berbeda dengan nomor individu ganda putri, pasangan dalam nomor beregu dapat diubah pada setiap pertandingan sehingga Korea masih memiliki ruang untuk memanfaatkan kemampuan Jeong Na-eun.
Kemampuan bertahan Jeong yang dinilai lebih baik dibandingkan Lee Yeon-woo membuatnya berpeluang diturunkan bersama Kim Hye-jeong.
Strategi tersebut bukan sesuatu yang asing bagi tim Korea karena mereka sebelumnya juga menggunakan kombinasi tidak biasa saat menghadapi China pada final Piala Uber 2026.
"Pada tahun ini, mereka memenangkan final Piala Uber melawan China dengan menurunkan kombinasi yang tidak biasa, yakni Lee So-hee dan Jeong Na-eun serta Kim Hye-jeong dan Baek Ha-na," kata pejabat asosiasi tersebut.
"Tim pelatih nasional sedang menyiapkan berbagai kombinasi yang disesuaikan dengan lawan," lanjutnya.
Korea pun tidak sepenuhnya kehilangan kekuatan setelah absennya Kong.
Karena selain Lee Yeon-woo yang mendapat kesempatan baru bersama Kim Hye-jeong, Jeong Na-eun tetap menjadi opsi penting.
Jeong juga dinilai masih memiliki nilai besar bagi Korea meski performanya sempat terganggu sejak Olimpiade Paris 2024 akibat sering berganti pasangan.
"Jung Na-eun mengalami kesulitan sejak Olimpiade Paris karena sering berganti pasangan, tetapi sebagai pemain yang sudah terbukti kemampuannya, dia akan menjadi aset besar bagi tim nasional," ujar pejabat tersebut.
(Tribunnews.com/Niken)