Geger! Seorang Ibu-ibu Petani Sekaligus Pembuat Kue di Prabumulih Tewas Tertabrak Kereta Batu Bara
Welly Hadinata September 07, 2026 05:47 PM

SRIPOKU.COM, PRABUMULIH - Warga Desa Pangkul, Kecamatan Cambai, Kota Prabumulih, Sumsel, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat perempuan di pinggir rel kereta api Km 08, Senin (7/9/2026) sekitar pukul 11.50 WIB.

Korban diketahui bernama Ertasiah (52), warga Desa Pangkul. Sehari-hari, korban bekerja sebagai petani sekaligus membuat kue yang kemudian dititipkan untuk dijual di sejumlah warung.

Korban ditemukan dalam kondisi terlungkup di pinggir rel dengan luka cukup parah pada bagian tubuh.

Berdasarkan informasi awal, korban diduga tertabrak kereta api batu bara rute Kertapati Palembang menuju Tanjung Enim, Kabupaten Muara Enim.

Masinis Laporkan Ada Warga Tertabrak Kereta

Penemuan jenazah tersebut bermula dari laporan petugas Pengamanan Objek Vital Kereta Api (Polsuska), M Runzul Fahmi.

Petugas mendapat informasi dari masinis kereta api mengenai adanya warga yang tertabrak kereta di sekitar jalur rel wilayah Desa Pangkul.

Menindaklanjuti informasi tersebut, personel Polres Prabumulih, Polsek Cambai dan Tim Identifikasi Inafis langsung mendatangi lokasi.

Petugas kemudian mengamankan TKP dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Tim melakukan pemeriksaan terhadap kondisi dan posisi korban, mengamankan sejumlah barang bukti, mendokumentasikan lokasi serta mengumpulkan keterangan dari para saksi.

Dalam proses identifikasi, Tim Inafis berhasil mengetahui identitas korban melalui KTP yang ditemukan di dalam tas milik korban.

Informasi mengenai identitas korban kemudian diteruskan kepada Bhabinkamtibmas Desa Pangkul Bripda Gilang untuk disampaikan kepada Kepala Desa Pangkul Zakaria dan pihak keluarga.

Jenazah Dievakuasi ke RSUD Prabumulih

Setelah proses pemeriksaan di lokasi selesai, jenazah korban dievakuasi ke RSUD Kota Prabumulih untuk menjalani pemeriksaan medis dan penanganan lebih lanjut sesuai prosedur.

Kepolisian juga telah berkoordinasi dengan pihak keluarga terkait proses selanjutnya.

Kapolsek Cambai Kota Prabumulih Iptu Haryoni Amin, S.H., membenarkan adanya penemuan jenazah perempuan di sekitar jalur rel kereta api tersebut.

Haryoni mengatakan, pihaknya telah melakukan sejumlah langkah kepolisian, mulai dari mendatangi TKP, melakukan olah TKP bersama Tim Inafis, mengevakuasi korban, mengamankan barang bukti hingga berkoordinasi dengan keluarga korban.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Prabumulih Iptu Jon Kenedi mengatakan, polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan kronologi serta penyebab pasti kejadian.

"Kami masih melakukan penyelidikan untuk memastikan kronologi dan penyebab pasti kejadian. Seluruh tahapan penanganan TKP dan proses identifikasi telah dilakukan sesuai prosedur kepolisian," ujarnya.

Berdasarkan informasi awal, kejadian diduga terjadi ketika korban berada di sekitar jalur rel dan kemudian tertabrak kereta api batu bara rute Kertapati-Tanjung Enim.

Namun, kepolisian belum menyimpulkan penyebab pasti kejadian dan masih mendalami keterangan saksi serta fakta-fakta yang ditemukan di lapangan.

Polres Prabumulih mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati dan tidak melakukan aktivitas di jalur rel kereta api.

Jalur tersebut merupakan area berbahaya yang diperuntukkan bagi perjalanan kereta api sehingga masyarakat diminta tidak berada di sekitar rel tanpa kepentingan yang jelas.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.