PT Jamkrida Jatim Resmi Disuntik Rp 100 Miliar, DPRD Minta Fokus Bantu Modal UMKM
Dyan Rekohadi September 07, 2026 10:32 PM

 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - BUMD Jawa Timur, PT Jamkrida Jatim resmi memperoleh suntikan modal segar sebesar Rp 100 Miliar guna mengoptimalkan jaminan pembiayaan bagi pelaku UMKM.

Keputusan itu disahkan melalui Penandatanganan Persetujuan Bersama Raperda tentang Penyertaan Modal pada Rapat Paripurna di Gedung DPRD Jatim, Senin (7/9/2026).

Langkah strategis itu diambil guna memperkuat struktur permodalan daerah sekaligus memperluas jangkauan layanan keuangan bagi jutaan UMKM di Jawa Timur.

Baca juga: Satpol PP Bakal Turun Tertibkan Sound Horeg, DPRD Jatim Minta Tak Ada Gesekan

 

Dasar Hukum dan Skema Penyertaan Modal

Penambahan modal itu menjadi landasan hukum utama dalam memperkokoh struktur keuangan perusahaan daerah itu.

Suntikan dana sebesar Rp 100 miliar itu rencananya akan direalisasikan secara bertahap mulai tahun 2027 hingga 2029 sesuai rekomendasi Kementerian Dalam Negeri.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa penguatan modal itu sangat krusial untuk mendorong laju perekonomian daerah.

"Raperda ini kami inisiasi sebagai regulasi yang nantinya akan menjadi dasar hukum dalam upaya kita bersama untuk meningkatkan kemampuan keuangan dan memperkuat struktur permodalan," kata Khofifah, Senin (7/9/2026).

"Di sinilah PT Jamkrida Perseroda perlu mengoptimalkan perannya melalui penyediaan penjaminan pembiayaan untuk memperluas akses permodalan bagi UMKM," lanjutnya.

Baca juga: Jamkrida Diguyur Rp 100 Miliar, DPRD Desak Bank Jatim Permudah Kredit UMKM Jatim

 

Dorongan Optimasi Modal untuk UMKM

Sektor UMKM di Jawa Timur memiliki peran vital sebagai penyerap tenaga kerja dan penopang utama roda ekonomi masyarakat.

Berdasarkan data Dinas Koperasi dan UMKM Jatim, jumlah UMKM mencapai 9,78 juta unit usaha dengan total penjaminan Jamkrida menembus Rp 10,11 triliun.

DPRD Jatim pun mengingatkan agar alokasi dana segar itu tidak disalahgunakan untuk kepentingan di luar pengembangan UMKM.

"Jangan sampai ruang pasokan yang semestinya itu untuk UMKM diperuntukkan untuk yang lainnya," tegas Anggota DPRD Jatim dari Fraksi PAN, Suli Da'im.

"Harapannya kan begitu, sehingga UMKM betul-betul bisa tumbuh," pungkas Suli.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.