Diduga Sedang Menelepon, Pria 28 Tahun Tewas Tertabrak Kereta di Bandar Lampung
taryono September 08, 2026 12:19 AM

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - D (28) diduga tidak menyadari kedatangan kereta api penumpang saat berada di jalur rel JPL 13, Jalan Bumi Manti, Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Labuhan Ratu, Bandar Lampung, Minggu (6/9/2026) sekitar pukul 19.00 WIB.

Baca juga: Pilrek Unila 2027–2031, Rektor Lusmeilia Afriani Tak Ungkap Arah Dukungan

Saat itu, korban disebut sedang menerima panggilan telepon seluler hingga akhirnya tertabrak kereta yang melaju dari arah utara.

Peristiwa tersebut terjadi ketika D berjalan bersama dua rekannya, Richard Maulana dan Yean Pratama. Ketiganya diketahui hendak mencari makanan di sekitar Masjid Ar Raudhoh yang lokasinya tidak jauh dari perlintasan rel.

Richard dan Yean telah lebih dahulu melewati jalur rel. Sementara D berada di posisi paling belakang ketika kereta api penumpang melintas di lokasi.

Benturan membuat tubuh korban terpental sekitar lima meter dari titik kejadian. Petugas yang mendapat laporan kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan sekaligus mengevakuasi korban.

D dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek Bandar Lampung untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, kondisi korban tidak dapat diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia.

Kapolsek Labuhan Ratu AKP Ono Karyono mengatakan polisi masih mengumpulkan bahan keterangan untuk memastikan rangkaian kejadian tersebut.

"Korban saat itu bersama dua rekannya hendak makan. Saat melintasi rel, korban berada paling belakang dan diduga sedang menerima panggilan telepon," kata Ono, Senin (7/9/2026).

Menurut Ono, kepolisian masih melakukan pendalaman terhadap peristiwa tersebut untuk mengetahui secara pasti kondisi korban sebelum kecelakaan terjadi.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang dapat mengalihkan perhatian ketika berada di sekitar jalur kereta api, termasuk menggunakan telepon seluler saat hendak menyeberangi rel.

"Kami mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati ketika melintasi rel. Jangan menggunakan telepon atau melakukan aktivitas yang dapat mengganggu konsentrasi. Pastikan jalur benar-benar aman sebelum melintas," ujarnya.

Polisi masih melanjutkan penyelidikan guna memastikan seluruh rangkaian peristiwa yang berujung pada tewasnya korban.

(Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.