Pegadaian Kenalkan Tabungan Emas Digital di Natuna, Dorong Masyarakat Semakin Cerdas Finansial
Nolpitos Hendri September 08, 2026 12:29 AM

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Ribuan masyarakat Kabupaten Natuna memadati Alun-Alun Pantai Piwang, Ranai, Minggu (6/9/2026) untuk mengikuti Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (Gencarkan) yang dirangkaikan dengan senam sehat bersama.

Kegiatan yang digelar Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama PT Pegadaian (Persero) tersebut mengangkat tema "Membangun Masyarakat Natuna yang Sehat, Cerdas Mengelola Keuangan, dan Semakin Inklusif dalam Mengakses Layanan Keuangan."

Momentum ini sekaligus menjadi sarana edukasi agar masyarakat semakin bijak menggunakan produk dan layanan keuangan.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Natuna Jarmin Sidik, Ketua DPRD Natuna Rusdi, Sekretaris Daerah Natuna Boy Wijanarko, Kepala Kejaksaan Negeri Natuna Dr. Erwin Indrapraja, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Natuna.

Head Area PT Pegadaian (Persero) Kepulauan Riau, Aris Suroso, mengatakan Gencarkan menjadi bagian dari komitmen Pegadaian dalam meningkatkan literasi keuangan masyarakat.

Menurutnya, edukasi keuangan perlu berjalan beriringan dengan upaya menjaga kesehatan dan kebugaran masyarakat.

"Kami berharap kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat dari sisi kesehatan dan kebugaran, tetapi juga dapat meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya mengelola keuangan secara sehat.

Berapa pun pendapatan yang dimiliki, apabila dikelola dengan baik dan bijak, dapat menjadi langkah awal untuk membangun kondisi finansial yang lebih kuat," ujar Aris.

Saat ini Pegadaian Area Batam yang membawahi wilayah kerja Natuna dan Kepulauan Anambas memiliki basis sekitar 23 ribu nasabah.

Aris mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Natuna, OJK, dan seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut.

Dalam kesempatan itu, Pegadaian turut memperkenalkan Tabungan Emas yang dapat diakses secara digital melalui aplikasi Tring! by Pegadaian.

Layanan tersebut memungkinkan masyarakat mulai berinvestasi emas secara mudah dan terjangkau sebagai salah satu pilihan dalam merencanakan keuangan.

"Kami ingin masyarakat semakin mengenal berbagai layanan Pegadaian yang dapat dimanfaatkan sesuai kebutuhan, termasuk Tabungan Emas.

Dengan dukungan layanan digital, masyarakat dapat mengakses layanan Pegadaian dengan lebih mudah sehingga pengelolaan keuangan dapat dilakukan secara lebih praktis dan terencana," tambah Aris.

Sementara itu, perwakilan OJK Provinsi Kepulauan Riau, Roy Aditia Perangin Angin, mengatakan kesehatan masyarakat juga berkaitan dengan kondisi finansial.

Berdasarkan SNLIK 2026 yang dilakukan OJK bersama BPS dan LPS, indeks inklusi keuangan masyarakat dewasa di Kepri mencapai 98,43 persen, sedangkan indeks literasi keuangan mencapai 78,29 persen.

Angka literasi keuangan Kepri tersebut berada di atas indeks literasi keuangan nasional yang tercatat 69,57 persen.

Roy menegaskan tingginya inklusi harus diikuti pemahaman agar masyarakat mampu memilih produk sesuai kebutuhan, memahami manfaat dan risikonya, serta mengetahui hak dan kewajibannya.

"Masyarakat yang cerdas secara finansial bukan hanya mampu menggunakan produk keuangan, tetapi juga mampu memilih produk sesuai kebutuhan, memahami manfaat dan risikonya, serta mengetahui hak dan kewajibannya sehingga dapat mengambil keputusan keuangan secara bijak," jelas Roy.

Pegadaian akan terus memperkuat kolaborasi bersama OJK, pemerintah daerah, dan berbagai pemangku kepentingan. Edukasi berkelanjutan dan layanan yang mudah diakses diharapkan dapat mendorong masyarakat Natuna semakin sehat, cerdas mengelola keuangan, inklusif, dan sejahtera.

( Tribunpekanbaru.com / Alexander )

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.