H-4 Duel Persija vs Persib di GBK, Bagaimana Status Izin Polisi? Ketua Panpel Ungkap Kondisi Terbaru
Wahyu Septiana September 08, 2026 04:11 PM

TRIBUNJAKARTA.COM - Duel pertandingan seru Persija Jakarta vs Persib Bandung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) tinggal empat hari lagi, namun izin resmi dari Polda Metro Jaya hingga kini masih ditunggu.

Padahal, duel Persija vs Persib dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (12/9/2026) dalam lanjutan pekan kedua Super League 2026/2027.

Ketua Panpel Persija, Albinus Laurent mengungkap kondisi terbarunya soal status izin kepolisian untuk menggelar pertandingan di SUGBK yang belum tuntas.

"Kami masih menunggu surat izin dari Polda Metro Jaya," kata Albin Laurent kepada awak media di Kantor Persija, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (7/9/2026).

Laurent mengatakan, pihaknya telah memperoleh informasi bahwa proses pemberian izin tengah dibahas oleh Polda Metro Jaya.

Karena itu, Panpel Persija masih menanti keputusan resmi dari kepolisian sebelum seluruh persiapan pertandingan dapat dimatangkan.

Ia berharap surat izin tersebut segera diterbitkan mengingat waktu menuju pertandingan semakin dekat.

Menurutnya, kondisi ini berkaitan dengan mekanisme perizinan pertandingan yang berlaku di masing-masing wilayah.

PERSIJA VS PERSIB - Persaingan panas dua klub besar di Indonesia, Persija Jakarta dan Persib Bandung.
PERSIJA VS PERSIB - Persaingan panas dua klub besar di Indonesia, Persija Jakarta dan Persib Bandung. (Kolase TribunJakarta)

Izin dari Mabes Polri

Status izin pertandingan ini sebelumnya sempat menimbulkan pertanyaan.

Direktur Utama I.League, Ferry Paulus, pernah menyampaikan bahwa pertandingan Persija vs Persib di SUGBK telah memperoleh izin dari pihak kepolisian.

Albin kemudian menjelaskan adanya perbedaan antara izin secara umum dengan persetujuan pelaksanaan pertandingan di wilayah tertentu.

Menurutnya, sebelum kompetisi Super League 2026/2027 dimulai, I.League telah memperoleh izin secara lisan dari Mabes Polri untuk pelaksanaan pertandingan.

Namun, klub tetap perlu mendapatkan persetujuan dari kepolisian daerah tempat pertandingan digelar.

"Mungkin secara lisan dan izin prinsip dari Mabes Polri sudah keluar. Tapi ini kan izin wilayah yang harus diputuskan oleh Polda Metro Jaya. Jadi kami menunggu," kata Albinus Laurent.

Dengan demikian, menurut keterangan Panpel Persija, yang masih dinantikan saat ini adalah izin dari Polda Metro Jaya untuk pelaksanaan laga di Jakarta.

Persija Harap Main di Jakarta

Di tengah proses perizinan tersebut, Persija tetap berharap duel kontra Persib dapat berlangsung di SUGBK.

Laurent menyebut pertandingan kedua tim di Jakarta sudah lama tidak digelar.

Pertemuan terakhir Persija menjamu Persib di SUGBK terjadi pada 2019 dan berakhir dengan skor 1-1.

"Sangat berharap bisa main di Jakarta setelah sekian lama tidak pernah bermain di Jakarta melawan Persib. Ya berharap sih 70 sampai 80 persen lah. Mudah-mudahan bisa bermain di Jakarta," ujarnya.

Panpel Ingatkan The Jakmania

Selain mempersiapkan aspek pertandingan, Panpel Persija juga mengingatkan The Jakmania agar menjaga ketertiban apabila laga tetap digelar di SUGBK.

Suporter diminta tidak membawa barang-barang yang masuk dalam daftar larangan ke dalam stadion.

Aksi kreatif The Jakmania menampilkan koreografi pada pertandingan liga 1
Aksi kreatif The Jakmania menampilkan koreografi pada pertandingan liga 1 (TRIBUNNEWS/HERUDIN)

"Ya jangan bikin ricuh, jangan bawa flare, petasan, power bank, dan semua larangan. Nanti akan kami sampaikan pada rilis persyaratan dan ketentuan pembelian tiket. Dan juga nanti di medianya Persija nanti akan menyampaikan lagi," kata Laurent.

Laurent berharap suporter dapat menikmati pertandingan dengan tertib, terlebih laga Persija kontra Persib di Jakarta sudah lama dinantikan.

"Kita datang untuk nonton, menikmati lalu pulang. Lebih baik begitu," kata Albin Laurent.

60 Ribu Tiket Disiapkan

Jika pertandingan mendapat lampu hijau untuk digelar di SUGBK, Panpel Persija berencana menyediakan sekitar 60 ribu tiket.

Hingga kini, harga tiket belum diumumkan.

Laurent berharap seluruh persiapan dapat berjalan lancar dan pertandingan berlangsung tanpa gangguan keamanan.

Ia juga berharap Persija mampu mengamankan kemenangan dalam duel bergengsi tersebut.

"Saya sih berharap begitu, tapi harus dalam kondisi tidak ricuh, tidak ada keributan atau apapun terlepas dari friksi yang sekarang sedang terjadi," tutup Laurent.

Berikut 14 barang yang dilarang dibawa ke SUGBK:

Panpel Persija juga menetapkan sejumlah barang yang tidak boleh dibawa suporter ke dalam stadion.

Ketentuan tersebut mencakup benda yang berpotensi mengganggu keamanan maupun jalannya pertandingan.

Panpel juga mengingatkan penonton untuk membuang sampah pada tempat yang telah disediakan selama berada di kawasan stadion.

  1. Dilarang membawa senjata tajam.
  2. Dilarang membawa senjata api.
  3. Dilarang membawa flare, smoke bomb, dan kembang api.
  4. Dilarang membawa narkoba dan obat-obatan terlarang.
  5. Dilarang membawa tongkat sejenis pipa besi, tongsis, tripod, dan payung.
  6. Dilarang membawa minuman keras/alkohol.
  7. Dilarang membawa rokok dan korek api.
  8. Diimbau tidak membawa masuk tas ransel ke dalam stadion.
  9. Membuang sampah di tempat yang telah disediakan.
  10. Dilarang membawa power bank.
  11. Dilarang membawa botol minum dan tumbler berukuran besar.
  12. Dilarang membawa spanduk bertuliskan rasisme dan hujatan.
  13. Dilarang melempar botol dan barang lainnya ke dalam lapangan.
  14. Dilarang membawa parfum dari botol kaca atau beling.

Berita Lainnya

Baca juga: Kasus Anak Eks Komandan Banser Diduga Dikeroyok di Kalibata, Polisi Naikkan Kasus ke Penyidikan

Baca juga: Indekos Milik Polisi di Kebayoran Lama Jaksel Kemalingan, Pelaku Gasak 5 Pasang Sepatu

Baca juga: Bandara Pondok Cabe Tangsel Kembali Dibuka, Airnav Tetap Pantau Aktivitas Vulkanik Anak Krakatau

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.