Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Ai Sani Nuraini
TRIBUNPRIANGAN.COM, CIAMIS – Aktivitas pembakaran sampah diduga menjadi penyebab lahan kebun di Jalan Cicapar Nomor 95, Desa Cicapar, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis, terbakar, Selasa (8/9/2026).
Api yang muncul sekitar pukul 10.30 WIB itu dengan cepat membesar dan membakar sebagian lahan kebun.
Lokasi kebakaran yang berada tak jauh dari SMPN 2 Banjarsari sempat membuat panik.
Pasalnya, kobaran api dikhawatirkan merembet hingga ke bangunan sekolah.
Petugas keamanan sekolah yang mengetahui kejadian tersebut kemudian melaporkannya ke Pos WMK Banjarsari.
Baca juga: PSGC Ciamis Siap Hadapi Persikad Depok pada Laga Perdana Liga 2
Kabid Damkar dan Penyelamatan Satpol PP Kabupaten Ciamis, Budi Rahmat, mengatakan laporan diterima petugas sekitar pukul 10.42 WIB.
“Awal mula kebakaran diketahui oleh petugas keamanan sekolah. Karena api semakin membesar dan dikhawatirkan merembet ke bangunan sekolah, kejadian tersebut langsung dilaporkan ke Pos WMK Banjarsari,” kata Budi Rahmat.
Tak ingin api semakin meluas, petugas Damkar langsung meluncur ke lokasi dengan membawa satu unit armada pemadam.
Petugas tiba sekitar pukul 10.49 WIB, hanya tujuh menit setelah menerima laporan, proses pemadaman langsung dilakukan.
Petugas juga menyisir area sekitar untuk memastikan api tidak kembali muncul dan tidak menjalar ke lokasi lainnya.
Setelah sekitar satu jam melakukan penanganan, api berhasil dipadamkan pada pukul 11.40 WIB.
“Petugas melakukan pemadaman, observasi, pendataan, sekaligus edukasi di lokasi kejadian,” ujar Budi.
Ia menjelaskan, lahan kebun tersebut memiliki luas keseluruhan sekitar 200 meter persegi. Sementara bagian yang terbakar mencapai sekitar 100 meter persegi.
Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut.
Budi mengatakan, berdasarkan hasil penanganan di lapangan, kebakaran diduga dipicu aktivitas pembakaran sampah.
Kendati demikian, tidak ada laporan mengenai nilai kerugian akibat kebakaran tersebut.
Dalam proses pemadaman, empat personel Damkar Pos WMK Banjarsari diterjunkan menggunakan armada Pancar Z 8163 T.
Penanganan juga dibantu petugas Polsek Banjarsari, Koramil Banjarsari, serta guru-guru SMPN 2 Banjarsari.
Budi mengingatkan masyarakat agar tidak meninggalkan api saat membakar sampah. Terlebih, kondisi lahan yang kering dapat membuat api lebih mudah merambat.
“Pembakaran sampah harus dilakukan dengan sangat hati-hati dan jangan ditinggalkan begitu saja. Pastikan api benar-benar padam setelah selesai,” tuturnya.(*)