Pemkab Buton Selatan Usul SPBU Terapung ke Pertamina, Nelayan Tak Perlu Lagi Antre Bawa Jeriken
Desi Triana Aswan September 08, 2026 04:49 PM

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Pemerintah Kabupaten Buton Selatan (Pemkab Busel), Sulawesi Tenggara (Sultra), mengusulkan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) terapung kepada Pertamina.

Gagasan tersebut muncul karena nelayan selama ini harus mengantre di SPBU daratan dengan membawa jeriken.

Bupati Busel, Muhammad Adios mengatakan kondisi itu menambah beban bagi nelayan, terutama karena adanya losses atau susut BBM dalam proses distribusi.

“Kalau di SPBU di darat selalu terjadi namanya losses. Losses inilah yang menjadi beban transportasi laut nelayan. Saya mengusulkan agar mereka tidak dirugikan lagi,” kata Adios saat diwawancarai di Kendari, Selasa (8/9/2026).

Alumni Universitas Dayanu Ikhsanuddin Baubau ini menyampaikan SPBU terapung nantinya ditempatkan langsung di wilayah perairan yang lokasinya dekat dengan aktivitas para nelayan.

Untuk tahap awal, Pemkab Busel mengusulkan satu SPBU terapung, dengan BBM yang disediakan berupa solar, minyak tanah dan lainnya.

Konsep fasilitas itu direncanakan bersifat mobile sehingga dapat berpindah-pindah mengikuti kebutuhan di wilayah perairan.

Baca juga: Harga Eceran BBM di Muna Barat Tembus Rp20 Ribu per Liter, Pemerintah Evaluasi Distribusi dan Kuota

“Kami berharap SPBU Terapung ini dapat menekan potensi penyalahgunaan BBM karena penyalurannya bisa diarahkan kepada masyarakat yang memang membutuhkan,” tuturnya.

Kata Adios, usulan SBPU Terapung ini masih dalam tahap pembahasan.

Pihak Pertamina akan mempelajari terlebih dahulu konsep SPBU terapung yang diajukan Pemkab Busel.

Jika terealisasi, SPBU tersebut akan menjadi fasilitas terapung pertama di Sultra.

Pemkab Busel nantinya juga berencana membatasi pengguna.

“Untuk para pengusaha tidak menjadi sasaran utama karena fasilitas tersebut diprioritaskan untuk masyarakat, khususnya nelayan,” jelasnya. (*)

(TribunnewsSultra.com/Dewi Lestari)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.