TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Seperti di bisnis kendaraan listrik, teknologi robot humanoid China yang sudah advanced kini juga agresif menembus pasar internasional.
Adalah AiMOGA Robotics, perusahaan teknologi robot humanoid berbasis kecerdasan buatan, agresif menggarap pasar internasional. Perusahaan yang terafiliasi dengan Chery Group ini ternyata telah mencatatkan pengiriman kumulatif lebih dari 2.000 unit ke pasar internasional.
Robot humanoid mereka menjangkau lebih dari 60 negara dan wilayah, termasuk Indonesia. Pasar Asia Tenggara, Timur Tengah, Eropa, Afrika dan Amerika Latin menjadi market paling potensial yang terus mereka garap saat ini dan ke depan.
Keberhasilan menggarap market ekspor ini menjadi pencapaian AiMOGA dalam membawa teknologi kecerdasan buatan dan embodied intelligence menuju komersialisasi teknologi ini yang semakin luas.
Hal menariknya, produk dan solusi AiMOGA telah hadir dalam lebih dari 100 skenario penerapan nyata, mulai dari ritel otomotif, manajemen lalu lintas cerdas, layanan publik, dan berbagai sektor lainnya.
Zhang Guibing, President of Chery International sekaligus President of AiMOGA Robotics bilang, ekspansi global di industri robotika tidak hanya ditentukan oleh kemampuan produk, tetapi juga oleh kekuatan dalam riset dan pengembangan, manufaktur, rantai pasok, jaringan distribusi, pengiriman, layanan, serta operasional lokal.
"Pertumbuhan yang berkelanjutan hanya dapat dicapai dengan membangun kehadiran yang kuat di setiap pasar,” ujar Zhang Guibing.
Kemampuan aplikatif AiMOGA melalui berbagai skenario penggunaan sekaligus menguji performa teknologinya di pasar global yang dijalankan melalui inovasi berbasis skenario, dukungan sistem yang menyeluruh, serta kolaborasi ekosistem.
Baca juga: Ekspansi ke Pasar Global, Aimoga Robot Humanoid Pertama Peraih Sertifikasi Uni Eropa
Di sektor industri aplikasi atau pemanfaatan robot AiMOGA kini makin berkembang terutama di bisnis ritel otomotif serta berbagai sektor lainnya seperti di kepolisian, panduan medis dan layanan publik.
Menurut Zhang Guibing, perkembangan ini menunjukkan bahwa teknologi robotika mulai bergerak dari tahap demonstrasi produk menuju penggunaan nyata dalam skala yang lebih luas dan berkelanjutan.
Pencapaian tersebut menunjukkan perkembangan AiMOGA dari ekspor produk menuju penerapan teknologi robotika yang lebih luas dan berkelanjutan di berbagai negara.
Di Amerika Serikat, robot humanoid Mornine mengantongi sertifikasi perangkat keras dan perangkat lunak Uni Eropa serta sertifikasi FCC.
Baca juga: Robot AI AiMOGA Unjuk Keterampilan Layanan Publik di World Robot Conference 2026
Pengembangan produk dan teknologi AiMOGA memanfaatkan pengalaman global Chery selama hampir tiga dekade yang mencakup sistem riset dan pengembangan, manufaktur, rantai pasok, logistik, jaringan distribusi, serta layanan global Chery.
Kolaborasi ini menciptakan kekuatan yang saling melengkapi antara industri otomotif dan robotika sekaligus mendukung penerapan robot secara global dalam skala besar.
AiMOGA memposisikan robot humanoid buatannya sebagai asisten cerdas yang dapat diandalkan untuk mendukung aktivitas manusia.
Karena itu, pengembangan teknologi robotika mereka berorientasi pada kebutuhan manusia dan penerapan dunia nyata, ini sejalan dengan visi AiMOGA yakni, “Your Trusted Human AI Assistant.”