TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Kotak amal di Masjid Sunanunajah, Dusun Kaliganen, Desa Beseran, Kecamatan Kaliangkrik, Kabupaten Magelang, dibobol pencuri. Peristiwa tersebut diketahui pada Jumat (4/9/2026) pagi.
Pelaksana Tugas (Plt) Kapolsek Kaliangkrik, Iptu Setyo, mengatakan aksi pencurian tersebut menyasar uang yang berada di dalam kotak amal masjid.
“Terjadi pembobolan pencurian uang yang berada di dalam kotak amal. Kotak amal itu berada di dalam masjid,” kata Setyo saat dikonfirmasi, Selasa (08/09/2026)
Menurutnya, pelaku diduga merusak gembok kotak amal sebelum mengambil uang di dalamnya. Total kerugian diperkirakan mencapai sekitar Rp1 juta hingga Rp1,5 juta.
“Caranya pelaku merusak gembok, kemudian mengambil uangnya,” ujarnya.
Takmir Masjid Sunanunajah kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian. Polisi langsung melakukan penyelidikan dengan mendatangi lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
“Setelah menerima laporan, kami menerjunkan tim untuk melakukan olah TKP. Setelah itu kami memeriksa saksi dan korban,” jelas Setyo.
Penyelidikan juga melibatkan Satreskrim Polresta Magelang melalui tim BUSER. Tim tersebut telah melakukan olah TKP lanjutan untuk mengumpulkan bukti dan petunjuk terkait aksi pencurian.
“Dari BUSER Polresta Magelang juga sudah melakukan olah TKP yang kedua,” katanya.
Polisi juga mengamankan rekaman kamera pengawas (CCTV) yang merekam aktivitas terduga pelaku di sekitar masjid.
“Dari CCTV yang bisa kita ambil, ada pelaku,” ungkap Setyo.
Sementara itu, Takmir Masjid Sunanunajah, Sesi Pembangunan Basir, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan pembobolan diketahui sekitar pukul 09.45 WIB.
“Saya sekitar pukul 08.30 WIB masih bersih-bersih, kemudian pulang,” kata Basir.
Saat kembali ke masjid untuk mempersiapkan salat Jumat, ia mendapati kondisi kotak amal sudah rusak.
“Waktu persiapan Jumat, saya menata peralatan. Kemudian lewat sini, saya melihat kotak amal sudah jebol gemboknya,” ujarnya.
Basir mengatakan aksi tersebut terekam CCTV masjid. Berdasarkan rekaman yang terlihat, pelaku diduga berjumlah satu orang dan masuk melalui bagian depan masjid.
“Satu orang,” katanya saat ditanya mengenai jumlah pelaku yang terekam CCTV.
Kerugian akibat kejadian tersebut diperkirakan sekitar Rp1,5 juta.
“Sekitar satu setengahan,” ungkap Basir.
Ia menyebut kejadian serupa bukan pertama kali terjadi. Menurut keterangan pihak kepolisian, pencurian kotak amal di lokasi tersebut telah terjadi sekitar empat kali.
Atas kejadian tersebut, pihak takmir akhirnya melaporkan kasus itu kepada kepolisian untuk ditindaklanjuti.
“Sudah,” kata Basir saat ditanya mengenai laporan kepada polisi.
Polisi hingga kini masih melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi dan mengungkap pelaku berdasarkan rekaman CCTV serta bukti-bukti yang ditemukan di lokasi kejadian.