Pernah Disemprot Saat Ingatkan Mengaji, Meisya Siregar Kagumi Perubahan Bebi Romeo Kini
Moch Krisna September 08, 2026 06:32 PM

 

TRIBUNSUMSEL.COM -- Menjalani kehidupan rumah tangga selama lebih dari 20 tahun tentu menyimpan dinamika tersendiri bagi pasangan Meisya Siregar dan Bebi Romeo. 

Salah satu pengalaman yang paling mengesankan bagi Meisya adalah dinamika spiritual di antara mereka, khususnya terkait keinginan agar sang suami dapat membaca Al-Quran hingga khatam.

Sejak awal menikah, Meisya menyimpan harapan besar tersebut. 

Keinginan ini lahir dari latar belakang keluarga Meisya yang sudah terbiasa dengan tradisi mengaji di rumah. 

Ia berharap kebiasaan baik tersebut juga dapat diterapkan bersama sang suami.

Namun, niat baik tidak selalu berbuah respons positif pada mulanya. 

Setiap kali Meisya mencoba mengingatkan atau mengajak Bebi untuk belajar, situasi justru menjadi tegang. 

Teguran dan dorongan yang niatnya baik itu sempat memicu percekcokan di antara keduanya karena Bebi merasa tidak nyaman.

Meisya bahkan masih mengingat jelas bagaimana respons suaminya ketika diingatkan saat itu.

“Enggak usah nyuruh-nyuruh aku, enggak usah ingetin aku,” kata Meisya menirukan respons Bebi saat itu, dikutip dari kanal YouTube MAIA ALELDUL TV, dalam TribunStyle, Selasa (8/9/2026).

 

KOMENTAR DI UTAS -- Potret keharmonisan Meisya Siregar dan Bebi Romeo kembali mencuri perhatian publik secara jenaka. Berawal dari utasan akun @novi_inah26 yang mencari penyanyi ber-fee Rp100 juta, Meisya tanpa gengsi langsung menawarkan sang suami di kolom komentar.
KOMENTAR DI UTAS -- Potret keharmonisan Meisya Siregar dan Bebi Romeo kembali mencuri perhatian publik secara jenaka. Berawal dari utasan akun @novi_inah26 yang mencari penyanyi ber-fee Rp100 juta, Meisya tanpa gengsi langsung menawarkan sang suami di kolom komentar. (Instagram/@meisya__siregar)

 

Berhenti Memaksa dan Menunggu Kesadaran Mandiri

Menyadari bahwa pendekatan dengan cara menegur terus-menerus tidak membuahkan hasil dan justru menimbulkan jarak, Meisya mengambil langkah bijak. 

Ia memilih untuk menurunkan ego dan berhenti memaksa. Langkah ini diambil tanpa memadamkan harapannya; ia memilih mendoakan dan menunggu hingga kesadaran itu hadir dari dalam diri Bebi sendiri.

Keputusan Meisya untuk memberi ruang ternyata menjadi titik balik. Seiring berjalannya waktu, pintu hati Bebi mulai terbuka secara alami. 

Tanpa paksaan dari sang istri, musisi ternama itu mulai tergerak untuk belajar dari tingkat paling dasar, yaitu metode Iqra.

Bahkan, Bebi tidak segan untuk menepis gengsi dengan meminta bantuan kepada buah hati mereka sendiri agar mengajarinya membaca tingkatan awal tersebut.

“Kak, ajarin Papa dong,” ujar Bebi ketika mulai belajar.

 

Perubahan Konsisten

Proses belajar yang dimulai secara perlahan tersebut kini membuahkan hasil yang manis. 

Kebiasaan Bebi membaca Al-Quran tidak lagi sekadar kewajiban, melainkan sudah menjadi bagian dari rutinitas harian yang ia jalani dengan kesadaran penuh.

Meisya menceritakan bagaimana perubahan perilaku suaminya kini begitu konsisten. 

Bebi hampir selalu menyempatkan diri untuk mengaji setiap kali selesai menunaikan ibadah salat fardu.

“Sekarang alhamdulillah setiap hari, setiap habis salat fardu dia yang buka,” tutur Meisya.

Keaktifan Bebi ini tak jarang membuat Meisya tersentuh sekaligus kagum. 

Ia bahkan mengakui bahwa dalam hal kedisiplinan membaca Al-Quran, suaminya kini sering kali lebih tekun dibandingkan dirinya sendiri.

“Kadang-kadang bisa sehari dua kali,” ungkapnya.

Pengalaman mendampingi proses panjang sang suami memberikan pelajaran hidup yang mendalam bagi Meisya. 

Ia memahami betul bahwa perubahan karakter atau spiritualitas seseorang tidak akan pernah efektif jika didasarkan pada paksaan fisik maupun verbal.

Keberhasilan Bebi dalam memperbaiki kehidupan spiritualnya menjadi bukti bahwa dorongan terbaik berasal dari kesadaran pribadi dan kehendak Yang Mahakuasa.

“Ternyata kehebatan Allah membolak-balikkan hati manusia. Itu bukan karena kehebatan aku,” ujar Meisya.

Kisah perjalanan rumah tangga Meisya Siregar dan Bebi Romeo ini menjadi cermin bagi banyak pasangan. 

Perjalanan spiritual memerlukan waktu, proses belajar yang tidak instan, serta kesabaran dari pasangan untuk saling mendukung tanpa harus menghakimi.

(*)

Ikuti dan Bergabung di Saluran Whatsapp Tribunsumsel.com

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.