Erupsi Gunung Anak Krakatau Picu Penurunan Okupansi Hotel di Lampung
Robertus Didik Budiawan Cahyono September 08, 2026 07:19 PM

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Erupsi Gunung Anak Krakatau berdampak terhadap sektor pariwisata dan perhotelan di Lampung. Gangguan transportasi menuju dan dari Lampung membuat tingkat hunian hotel mengalami penurunan.

Baca juga: Area Outdoor Pandan Wangi Restaurant Akar Hotel Kembali Buka Setelah Terdampak Abu Vulkanik

Ketua Badan Pimpinan Daerah (BPD) Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Lampung, Friandi Indrawan, mengatakan gangguan transportasi dari berbagai wilayah menuju Lampung menjadi salah satu faktor yang memengaruhi tingkat hunian hotel.

Menurutnya, penurunan tingkat hunian hotel di Lampung mencapai sekitar 20 persen. "Saya tidak punya data riil terkait nominal. Namun saya bisa mengatakan bahwa erupsi membuat transportasi dari Lampung ke luar kota atau sebaliknya cukup terganggu," ujar Friandi, Selasa (8/9/2026).

Ia mengatakan kondisi tersebut kemudian berpengaruh terhadap tingkat hunian hotel di Lampung. "Hal itu sangat berpengaruh terhadap tingkat hunian. Tingkat hunian hotel di Lampung drop kurang lebih 20 persen," lanjutnya.

Gangguan akses transportasi membuat mobilitas masyarakat menuju Lampung maupun keluar daerah menjadi terbatas.

Bandara Raden Inten yang biasanya beroperasi pun lumpuh total dan baru dibuka pada hari ini. Kondisi tersebut turut memberikan dampak terhadap aktivitas bisnis hotel dan restoran, khususnya ketika terjadi penurunan jumlah perjalanan dan kunjungan ke Lampung.

(Tribunlampung.co.id/ Bintang Puji Anggraini) 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.