TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Berikut jawaban pertanyaan cerita Kupu-Kupu Mira untuk kunci jawaban Bahasa Indonesia kelas 6 halaman 49 Aktivitas 2.1 Latihan Pemahaman Teks Bab 2 Nusantara Berjuta Cerita dalam buku paket Kurikulum Merdeka edisi revisi 2025 Penerbit Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
Baca juga: Arti Teks Sastra Bergambar, Arti Cerita Rakyat, Arti Nilai-nilai dalam Cerita, Arti Makna Denotatif
Bab 2 Nusantara Berjuta Cerita
A. Cerita Bergambar di Sekitar Kita
Di sekitar kita, banyak karya sastra yang dilengkapi dengan gambar. Contohnya, cerita bergambar, cerpen, novel, atau komik. Cerita bergambar dan komik mempunyai proporsi gambar lebih banyak. Sementara, pada cerpen dan novel, gambar hanya sebagai pelengkap cerita.
Menyimak
Simaklah pembacaan cerita bergambar berikut ini yang akan dibacakan oleh temanmu dengan saksama!
Kupu-Kupu Mira
oleh Darwanto
Mira dan keluarganya tinggal di sebuah rumah susun di lantai tujuh. Rumah susun itu ada di Kota S. Mira, gadis 10 tahun, sangat suka membaca dan mendengarkan cerita. Setiap bulan, Mama selalu membelikan Mira buku baru untuk dibaca. Kamar Mira sudah mirip perpustakaan, penuh dengan buku.
Dari sekian banyak buku, Mira paling suka buku Ensiklopedia Keragaman Hayati. Dari buku itu, Mira mempelajari dan mengamati aneka ragam flora dan fauna. Mira menyukai tumbuhan dan binatang. Sayangnya, dia tinggal di sebuah rumah susun di lantai tujuh.
Pemilik rumah susun melarang para penghuni memelihara binatang, binatang bisa menimbulkan bau dan suara berisik. Rumah susun tempat tinggal Mira tidak memiliki halaman. Ia tidak bisa menanam banyak bunga atau sayuran seperti dalam buku ensiklopedia. Bagi Mira, hal itu sangat menyedihkan.
Suatu ketika, Mira bertanya kepada Mamanya, “Ma, aku ingin sekali melihat wujud asli kupu-kupu. Aku hanya bisa melihatnya dari buku atau video. Di mana aku bisa melihatnya, Ma?”
Mama menatap Mira dengan wajah sedih. “Untuk melihat kupu-kupu, kita harus pergi ke taman bunga atau ke hutan,” balas Mama.
“Namun, tidak ada taman di dekat tempat tinggal kita. Hutan juga sangat jauh,” sahut Mira.
“Mama akan menyampaikan kepada Papa. Kalau Papa luang, Papa bisa mengajak kita jalan-jalan. Kita bisa ke taman atau ke hutan.”
Mira bersorak girang. Namun, setelah hari berganti, ternyata Papa masih saja sibuk. Berkali-kali Mira menagih janji Papa untuk melihat kupukupu. Mama tak bisa berbuat banyak. Hingga suatu siang, Mama membawa akuarium mini berisi tiga ekor ulat.
“Mengapa Mama membawa ulat ke rumah?” protes Mira.
“Bukankah kamu bilang ingin melihat kupu-kupu?” jawab Mama.
Mira mengangguk. Kini ia mengerti alasan Mama membawa ulat ke rumah.
Di buku Ensiklopedia Keragaman Hayati yang ia baca, kupu-kupu berasal dari telur. Telur menjadi ulat. Lalu, ulat bermetamorfosis jadi kepompong hingga berubah menjadi kupu-kupu.
Mira tidak sabar ingin melihat ulat-ulat itu menjadi kepompong.
“Butuh waktu berapa lama, Ma, sampai ulat itu menjadi kupu-kupu?”
“Mungkin sekitar sepuluh sampai lima belas hari,” jawab Mama.
“Lama, ya!” gumam Mira.
“Begitulah. Saat menjadi kepompong, ulat-ulat itu berpuasa, tidak makan dan tidak minum. Ulat-ulat siap berubah wujud, dari yang menjijikkan menjadi sesuatu yang indah. Untuk menjadi indah, kita semua harus berpuasa, menahan diri dan sabar.”
Mira mengangguk, mencoba memahami kata-kata Mama.
Setiap pagi Mira memandangi akuarium itu. Setelah beberapa hari ulatulat itu menggantung di salah satu ranting.
“Ulatnya sudah mulai jadi kepompong, Ma,” pekik Mira.
Mira terus menunggu dari hari ke hari. Pada hari kelima belas keluar kupu-kupu dari dalam kepompong. Mira begitu takjub menatap kupu-kupu itu mengepakkan sayap-sayapnya yang indah. Warna sayapnya hitam kebirubiruan dengan bulatan-bulatan tak beraturan berwarna kuning terang.
Mira membuka akuarium mini itu perlahan. Ia ingin kupu-kupu itu bisa terbang lebih bebas di kamarnya. Mira bersorak kegirangan. Salah satu kupu-kupu itu mengepakkan sayapnya terpatah-patah. Lalu, kupu-kupu itu hinggap di dinding sebelah lemari.
Kegirangan Mira terhenti. Seekor cecak besar merayap dari belakang lemari. Dalam hitungan detik, cecak itu menangkap kupu-kupu bersayap mungil itu.
Mira tercengang, kejadian itu berlangsung sangat cepat. Dalam hitungan detik, kupu-kupu itu kehilangan hidupnya. Rasa sedih menyergap Mira tibatiba. Dengan tangan gemetar, Mira meraih akuarium mini di hadapannya. Dia ingin membawa kupu-kupu yang tersisa itu keluar rumah susunnya.
Dia ingin melepaskan kupu-kupu itu ke langit. Biarkan kupu-kupu itu menemukan tamannya sendiri. Itu jauh lebih aman. Dengan langkah kaki goyah, Mira berjalan keluar kamar. Ia memeluk akuarium mini berisi seekor kupu-kupu yang telah menetas sempurna.
Soal :
Aktivitas 2.1
Latihan Pemahaman Teks
Setelah mendengarkan pembacaan cerita “Kupu-Kupu Mira”, jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut.
1. Di manakah Mira dan keluarganya tinggal?
.............................................................................................................................
2. Kegiatan apa yang paling disukai Mira?
.............................................................................................................................
3. Jenis buku apa yang paling disukai Mira?
.............................................................................................................................
4. Mengapa di rumah susun tempat tinggal Mira penghuninya dilarang memelihara binatang?
.............................................................................................................................
5. Apa yang terjadi dengan kupu-kupu Mira? Bagaimana perasaan Mira?
.............................................................................................................................
Kunci jawaban :
Berikut jawaban pertanyaan cerita Kupu-Kupu Mira :
1. Di manakah Mira dan keluarganya tinggal?
Jawaban : Mira dan keluarganya tinggal di sebuah rumah susun di lantai tujuh, yang berada di Kota S.
2. Kegiatan apa yang paling disukai Mira?
Jawaban : Kegiatan yang paling disukai Mira adalah membaca dan mendengarkan cerita.
3. Jenis buku apa yang paling disukai Mira?
Jawaban : Buku yang paling disukai Mira adalah buku Ensiklopedia Keragaman Hayati. Dari buku itu ia mempelajari dan mengamati aneka ragam tumbuhan dan hewan.
4. Mengapa di rumah susun tempat tinggal Mira penghuninya dilarang memelihara binatang?
Jawaban : Karena binatang dapat menimbulkan bau yang tidak sedap dan suara yang berisik. Selain itu, rumah susun tempat tinggal Mira tidak memiliki halaman.
5. Apa yang terjadi dengan kupu-kupu Mira? Bagaimana perasaan Mira?
Jawaban : Salah satu kupu-kupu yang baru menetas dimangsa oleh cecak dengan sangat cepat. Mira merasa sangat sedih dan terkejut. Karena itu, ia memutuskan untuk melepaskan kupu-kupu yang tersisa agar bisa terbang bebas dan aman di luar rumah susunnya.
Demikian jawaban pertanyaan cerita Kupu-Kupu Mira untuk kunci jawaban Bahasa Indonesia kelas 6 halaman 49 Aktivitas 2.1 Latihan Pemahaman Teks Bab 2 Nusantara Berjuta Cerita dalam buku paket Kurikulum Merdeka edisi revisi 2025 Penerbit Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
( Tribunpekanbaru.com / Pitos Punjadi )