Drama Penumpang Bandara Soetta: Ada yang Pilih Refund hingga Tempuh Jalur Darat
GH News September 08, 2026 09:08 PM
Jakarta -

Semburan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau berdampak pada calon penumpang pesawat di Bandara Internasional Soekarno Hatta (CGK) pada Senin (7/9). Banyak drama terjadi.

Situasi ini mengakibatkan drama penerbangan dirasakan sejumlah calon penumpang yang terpaksa tertahan di Soetta. Sebelum beroperasi kembali pada Selasa dini hari (8/9), penutupan Bandara Soetta mengakibatkan 624 penerbangan terdampak.

Dari angka tersebut, ada 75.236 penumpang yang terdampak. Pantauan detikTravel pada Senin (7/9) di Terminal 1B dan 1C Soetta, ratusan calon penumpang masih sibuk menunggu, mengubah jadwal keberangkatan, membatalkan tiket keberangkatan, hingga merelakan tiket dan memilih jalur darat.

Drama penerbangan imbas erupsi Gunung Anak Krakatau tersebut dirasakan oleh sejumlah calon penumpang. Salah satu calon penumpang tertahan, Alex menceritakan jadwal penerbangannya menuju Pangkal Pinang seharusnya Senin pagi pukul 09.40 WIB.

Sebelumnya, ia telah menerima informasi dari pihak maskapai pada pukul 08.10 WIB bahwa ada delay di rute tersebut. Tapi penerbangan itu harus dibatalkan karena penutupan Soetta masih berlangsung hingga malam hari.

Selanjutnya ada Asep yang membawa anak dan istrinya juga ikut tertahan di Bandara Soetta. Asep berencana terbang ke Bandara Minangkabau pada Minggu (6/9) menggunakan Citilink, namun direschedule menjadi Senin, yang pada akhirnya ia mengajukan refund tiket.

"Kemarin sih dari hari Minggu kita di-reschedule di hari ini (Senin), tapi ternyata hari ini (Senin) kan emang gak bisa juga, jadi kita refund aja udah," kata Asep kepada detikTravel.

Tak cuma itu, calon penumpang lain tujuan Kendari, Novita menyerah dan memilih menggunakan jalur darat. Ia menceritakan sudah menunggu dua hari di Soetta. Pada akhirnya tiket menuju Kendari sudah diikhlaskan.

"Saya pesan tiket di Lion, pas di Lion saya menunggu dua hari di sini dan tidak ada perkembangannya. Pada akhirnya saya mengajukan reschedule dan pada akhirnya tiket ke Kendari itu terputus dan saya lepaskan tiket itu juga," kata Novita.

"Kemungkinan saya besok (Selasa) akan ke pelabuhan memilih naik jalur darat," tambahnya.

Sementara itu, ada cerita sedih dari satu keluarga sedang berduka dan harus menunggu ketidakpastian di Soetta. Penumpang tujuan Kualanamu, Vera Siallagan, mengaku rencana penerbangannya pada Minggu pagi pukul 05.00 WIB dengan maskapai Lion Air.

"Tapi karena situasi musibah begini, kami sudah berada di sini dari hari Minggu pagi sampai sekarang (Senin) belum ada kejelasan, hanya schedule-schedule ulang. Kalau bisa kami minta tolong karena kami lagi berduka," katanya.

Ia bersama keluarganya terdiri dari 3 calon penumpang. Di terminal 1B Soetta, mereka terlihat sampai tertidur di kursi tunggu penumpang dengan keadaan lelah dan tidak fit.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.