TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG – Aksi dugaan percobaan penculikan anak terekam kamera CCTV di lingkungan salah satu Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Seberang Ulu I, Kota Palembang, Sumatera Selatan.
Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (7/9/2026) sekitar pukul 12.45 WIB.
Insiden seorang pria diduga hendak membawa siswa SD tersebut beredar luas setelah diunggah oleh akun Instagram @plg_yedak pada Rabu (9/9/2026), berdasarkan laporan guru di lokasi kejadian.
"Hari ini sekolah kita hampir mendapat musibah yang tidak kita inginkan," tulis pengunggah akun dikutip Tribunsumsel.com.
Baca juga: Kronologi Pria asal Baturaja OKU Diduga Culik Wanita Bandung Barat, Dibawa ke Sumsel dan Dipulangkan
Berdasarkan keterangan saksi, kejadian bermula saat seorang murid kelas 2 bernama Ejak hendak pulang ke arah 1 Ulu dengan menumpangi angkutan umum.
Karena angkutan belum melintas, saksi meminta sang anak untuk menunggu di dalam area sekolah demi keselamatan.
Saat itu saksi tengah mengikat ompreng.
"Ceritanya, Ejak murid kelas 2C ini mau pulang ke arah 1 Ulu naik angkot. Karena angkotnya belum ada, saya suruh Ejak tunggu dulu di dalam sekolah. Saya bilang, kalau ada angkot panggil Pak Ari biar diseberangkan," ujar saksi.
Tak lama kemudian, ia melihat korban dihampiri oleh seorang pria tak dikenal yang masuk ke lingkungan sekolah langsung mengajaknya berbicara.
Merasa ada hal yang tidak wajar, saksi segera mendekati pria tersebut.
"Mungkin sudah petunjuk Allah bahwa ada orang yang berniat menculik. Saya lihat Ejak sedang ngobrol dengan orang yang tidak dikenal. Langsung saya dekati dan saya tanya, 'Ada apa, Kak?'" katanya.
Saat ditegur, pria tersebut berdalih hanya ingin menanyakan jam pulang siswa kelas 1.
Namun, saksi langsung menaruh curiga karena jawaban yang diberikan tidak masuk akal.
"Orang itu menjawab, 'Tidak, Kak, cuma mau tanya kelas 1 jam berapa pulang?' Saya jawab, kelas 1 sudah lama pulang dari jam 10 tadi. Logikanya, kalau dia memang orang tua atau wali murid, pasti tahu jam berapa anaknya pulang," tegas saksi.
Sadar gerak-geriknya dicurigai dan ditanyakan secara mendalam, pria tak dikenal itu langsung melarikan diri bersama seorang rekannya yang sudah menunggu di atas sepeda motor di luar pagar sekolah.
"Dari situ dia langsung lari naik sepeda motor bersama temannya, mereka berdua," lanjutnya.
Sang guru langsung mengonfirmasi kepada korban mengenai percakapan yang baru saja terjadi.
Dari pengakuan korban, terduga pelaku sempat membujuk dan memintanya ikut dengan iming-iming akan diantar pulang.
"Saya tanya ke Ejak, 'Tanya apa kakak itu tadi?' Ejak menjawab, 'Kakak itu bilang, Dik, sini nanti Kakak antar pulang saja.' Nah, dari situ saya makin yakin bahwa mereka memang berniat melakukan penculikan," ungkap saksi.
Unggahan video rekaman CCTV yang memperlihatkan gerak-gerik terduga pelaku kini menuai banyak perhatian warganet.
Tidak sedikit yang mengimbau agar sekolah-sekolah di Palembang meningkatkan pengamanan di pintu gerbang serta mengawasi anak-anak secara ketat saat jam pulang sekolah.
"Pentingnya ada satpam yg jaga di gerbang pintu masuk sekolah," ujar Aliyka24.
"Ya Allah untung la bpk itu peka liat gelagat dak bnr di dekati dan ado cctv jg semoga Allah melindungi anak anak sekolah di mana pun berada dr segala bentuk kejahatan manusia ini Aamiin," kata Nayanika05201.
"Pak buk polisi, segera lacak dan buru bosnya," kata _dahhhh.
(*)
Ikuti dan Bergabung di Saluran Whatsapp Tribunsumsel.com