BANJARMASINPOST.CO.ID - Rumah sakit Siloam Hospitals Banjarmasin saat ini sedang membuka lowongan pekerjaan posisi Resident Medical Officer atau RMO.
Rumah sakit ke-40 di Siloam Hospitals Group ini berlokasi di Jalan Ahmad Yani KM 2, Banjarmasin Tengah, Kota Banjarmasin.
Gedung terdiri dari empat lantai, Siloam Hospitals Banjarmasin dilengkapi dengan fasilitas dan pelayanan kesehatan pendukung seperti Instalasi Gawat Darurat (IGD), ruang HCU, ruang ICU, ruang isolasi, CT Scan, x-ray, farmasi, dan laboratorium.
Mengenai lowongan pekerjaan tersebut, Siloam Hospitals Banjarmasin memberikan gambaran pekerjaan untuk posisi RMO yang sedang mereka cari.
Baca juga: Menanjak Tanpa Ragu, NMAX TURBO dan AEROX ALPHA TURBO Taklukkan Jalur Ekstrem Nusantara
Baca juga: Mantan Jampidsus Febrie Bantah Terima Rp40 Miliar
RMO bertugas memberikan pelayanan medis kepada pasien baik pra maupun intra Rumah Sakit, serta memberikan edukasi kesehatan yang optimal kepada pasien dan keluarga pasien untuk meningkatkan kualitas hidup pasien.
Adapun kandidat yang dicari oleh rumah sakit tersebut memenuhi kualifikasi sebagai berikut:
Segera daftarkan diri Anda melalui link: https://bit.ly/SHG-SHBJ
Lowongan pekerjaan ini dibagikan sejak tanggal 8 September 2026 melalui Instagram resmi @rssiloambanjarmasin dan tidak disertai periode pendaftaran.
Bagi kandidat yang lolos tahapan seleksi akan ditempatkan di Siloam Hospitals Banjarmasin.
Wawancara kerja atau interview kerja merupakan salah satu tahapan yang harus dilalui oleh seseorang yang sedang mencari pekerjaan.
Untuk sukses dalam interview kerja, lakukan riset mendalam tentang perusahaan, persiapkan jawaban pertanyaan umum menggunakan metode STAR, tunjukkan antusiasme dan kepercayaan diri, berpakaian profesional, datang tepat waktu, serta latih kemampuan berbicara dan gerakan tubuh yang sopan.
Dilansir dari Tribun Pontianak.co.id, berikut beberapa tips penting untuk menghadapi interview kerja agar lebih percaya diri dan memberikan kesan positif:
1. Persiapan Sebelum Interview
Pelajari perusahaan: ketahui profil, visi-misi, produk/jasa, dan budaya kerjanya.
Pahami posisi yang dilamar: baca kembali job description dan hubungkan dengan pengalaman/skill kamu.
Latih jawaban: pertanyaan umum seperti “Ceritakan tentang diri Anda”, “Kelebihan dan kekurangan Anda”, serta “Kenapa kami harus menerima Anda?”.
Siapkan pertanyaan untuk recruiter: misalnya tentang budaya kerja, peluang karier, atau detail posisi.
2. Penampilan dan Bahasa Tubuh
Gunakan pakaian yang rapi dan sesuai budaya perusahaan (formal atau smart casual).
Jaga postur tubuh tegak, lakukan kontak mata, dan senyum secukupnya.
Berjabat tangan (jika situasi memungkinkan) dengan percaya diri.
3. Saat Interview
Datang tepat waktu, idealnya 10–15 menit lebih awal.
Jawab dengan jelas dan singkat, jangan bertele-tele.
Gunakan metode STAR (Situation, Task, Action, Result) untuk menjawab pertanyaan tentang pengalaman kerja.
Tunjukkan antusiasme, jangan terlihat ragu-ragu.
4. Hal yang Perlu Dihindari
Terlalu sering melihat HP atau gelisah.
Menjelekkan atasan/perusahaan lama.
Menghafal jawaban kaku tanpa spontanitas.
5. Setelah Interview
Ucapkan terima kasih atas kesempatan yang diberikan.
Jika memungkinkan, kirim thank you email singkat berisi apresiasi dan ketertarikan pada posisi.
Metode STAR adalah salah satu teknik populer yang digunakan dalam interview kerja, khususnya untuk menilai perilaku, pengalaman, dan cara kandidat menyelesaikan masalah. STAR merupakan singkatan dari:
S (Situation): Jelaskan situasi atau konteks dari pengalamanmu.
Contoh: "Saat saya bekerja sebagai staf administrasi, perusahaan menghadapi masalah keterlambatan laporan bulanan."
T (Task) : Jelaskan tugas atau tanggung jawab spesifik yang harus kamu selesaikan.
Contoh: "Saya diminta menyusun sistem pelaporan baru agar laporan bisa selesai lebih cepat."
A (Action): Ceritakan langkah konkret yang kamu ambil untuk menyelesaikan tugas tersebut.
Contoh: "Saya membuat template laporan otomatis di Excel dan mengadakan pelatihan singkat untuk rekan kerja."
R (Result): Sampaikan hasil yang dicapai, lebih baik bila dapat diukur dengan angka atau dampak nyata.
Contoh: "Hasilnya, laporan bulanan bisa selesai 3 hari lebih cepat dan tingkat kesalahan menurun 40 persen."
Tips menjawab dengan metode STAR saat interview kerja:
Pilih contoh pengalaman yang relevan dengan posisi yang dilamar.
Fokus pada peran dan kontribusi pribadi, bukan hanya tim.
Usahakan hasil (Result) disertai data atau dampak nyata.
Latih jawaban dengan beberapa contoh kasus umum: kerja tim, menghadapi konflik, kepemimpinan, problem solving. (Banjarmasinpost.co.id/Kristin Juli Saputri)