Laporan wartawan TribunGayo.com Rasidan | Gayo Lues
TRIBUNGAYO.COM, BLANGKEJEREN - Arus transportasi yang menghubungkan Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues, dengan Kutacane, Aceh Tenggara, Aceh, lumpuh total pada Rabu (9/9/2026).
Kondisi tersebut terjadi akibat bencana tanah longsor yang terjadi di kawasan Titi Maut, Desa Air Panas, Kecamatan Putri Betung, Gayo Lues.
Longsor ini menutup akses Jalan Nasional lintas Blangkejeren-Kutacane setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut.
Selain menutup badan jalan, bencana ini juga menyebabkan gangguan pada aliran listrik dan jaringan telekomunikasi putus total di Kecamatan Putri Betung.
Jarak dari pusat kota Blangkejeren ke Air Panas atau lokasi longsor tersebut lebih kurang sekitar 60 Km.
Sehari sebelumnya, di titik ruas jalan kawasan Begade Empat, Kecamatan Putri Betung, juga sempat terganggu akibat badan jalan tertimbun tanah longsor.
Kini, arus lalu lintas Blangkejeren menuju Kutacane kembali lumpuh total dan memicu antrean panjang kendaraan di sekitar lokasi kejadian.
"Arus lalu lintas Blangkejeren menuju Kutacane tertimbun longsor di kawasan Titi Maut, sehingga menyebabkan arus transportasi lumpuh total hingga saat ini," kata Kepala Desa Air Panas, Samsul, kepada TribunGayo.com, Rabu (9/9/2026).
Warga lainnya, Salman, mengatakan bahwa antrean panjang didominasi kendaraan dari arah Kutacane menuju Blangkejeren, terutama mobil travel asal Medan, Sumatra Utara, yang menuju Gayo Lues. Antrean panjang juga terjadi dari arah sebaliknya.
"Kendaraan roda empat yang antrean panjang mayoritas kendaraan dari arah Kutacane tujuan Blangkejeren, terutama kendaraan travel dari Medan Sumatra Utara tujuan Gayo Lues, namun sebaliknya antrean panjang juga terjadi dari arah Blangkejeren menuju Kutacane," sebutnya. (*)
Baca juga: Arus Transportasi Blangkejeren–Kutacane Lumpuh Total Akibat Tertimbun Longsor
Baca juga: Arus Transportasi Blangkejeren Menuju Kutacane Kembali Lancar Setelah Sempat Terganggu