TK Kusuma Mulia 2 Kediri Tumbuhkan Rasa Nasionalisme Anak sejak Usia Dini
Fatkhul Alami September 09, 2026 03:32 PM

SURYA.co.id | KEDIRI - Suasana meriah menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terlihat di halaman TK Kusuma Mulia 2 Tiru Lor, Desa Tiru Lor, Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Senin (24/8/2026) lalu. Puluhan anak bersama orang tua mengikuti kegiatan Agustusan sekolah.

Kegiatan tersebut dikemas melalui berbagai permainan yang melibatkan anak dan orang tua. Selain menciptakan suasana menyenangkan, kegiatan juga dirancang untuk mendukung perkembangan anak usia dini sekaligus menumbuhkan rasa cinta terhadap Indonesia.

Salah satu kegiatan yang diikuti anak-anak adalah lomba menyusun balok. Dalam permainan tersebut, anak diminta menata dan menyusun balok dengan cepat dan tepat sesuai arahan.

Kegiatan menyusun balok tidak hanya menjadi permainan, tetapi juga memberikan stimulasi terhadap perkembangan anak. Aktivitas tersebut dapat melatih motorik halus, koordinasi mata dan tangan, konsentrasi, kemampuan berpikir dan memecahkan masalah, ketelitian, serta kreativitas anak. Anak juga belajar mengikuti instruksi dan menyelesaikan tugas secara mandiri.

Setelah lomba menyusun balok, kegiatan dilanjutkan dengan permainan mencampur warna yang dilakukan bersama antara guru, orang tua dan siswa. Anak-anak diajak mengenal warna melalui praktik sederhana. Dimulai dari warna dasar merah, kuning dan biru. Lalu dicampurkan masing-masing warna untuk mendapatkan warna turunan, misalnya warna biru dan kuning hingga menghasilkan warna hijau, dan berbagai warna lainnya.

Keceriaan semakin terasa ketika anak dan orang tua kemudian memberikan cap tangan pada banner yang telah disediakan. Sambil bergantian memberikan cap tangan, anak-anak diajak mengucapkan kalimat sederhana yang mengandung pesan kasih sayang. Seperti “Aku sayang Indonesia”, “Aku sayang orang tua”, “Aku sayang guru”, dan “Aku sayang teman.”

Kepala sekolah TK Kusuma Mulia 2 Tiru Lor, Sri Nurohmiati, S.Pd, mengatakan, kegiatan tersebut menjadi salah satu cara sekolah mengenalkan nilai cinta dan kasih sayang kepada anak sejak usia dini.

“Melalui kegiatan seperti ini, anak-anak belajar menumbuhkan rasa cinta dan kasih sayang kepada Indonesia, orang tua, guru, dan teman. Selain itu, kami juga ingin merangsang anak agar lebih berani berekspresi dan aktif dalam mengikuti kegiatan,” sebut Sri Nurohmiati.

Menurut Sri Nurohmiati, keterlibatan orang tua dalam kegiatan sekolah juga penting dalam mendukung proses tumbuh kembang anak. Anak dapat merasakan pengalaman belajar yang berbeda karena tidak hanya bersama guru dan teman, tetapi juga didampingi orang tua.

Salah seorang siswa, Agit Dukras Diasmoro (5), tampak antusias mengikuti kegiatan. Dengan lantang anak laki-laki itu mengucapkan, 'Aku Sayang Indonesia'.

Salah seorang orang tua wali, Novi Novitya (27), menilai kegiatan Agustusan yang dipadukan dengan parenting memberikan manfaat bagi hubungan antara sekolah, orang tua, dan anak.

“Dengan adanya agenda Agustusan dan parenting seperti ini, orang tua, siswa, dan sekolah menjadi lebih dekat karena orang tua juga dilibatkan dalam kegiatan sekolah,” ucap Novi.

Penulis :
Nova Anggraeni, M.P
Ketua Komite Sekolah TK Kusuma Mulia 2 Tiru Lor Gurah, Kediri

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.