TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - Sejumlah warga di wilayah kerja PLN ULP Bontang Kota perlu bersiap menghadapi penghentian sementara aliran listrik pada Rabu, 9 September 2026.
Pemadaman dilakukan menyusul gangguan pada sejumlah pembangkit yang berdampak terhadap sebagian wilayah pelayanan PLN ULP Bontang Kota.
Berdasarkan pengumuman PLN ULP Bontang Kota, penghentian sementara aliran listrik dijadwalkan berlangsung selama tiga jam, yakni:
Baca juga: Wilayah Terdampak Mati Lampu di Balikpapan 9 September 2026, Listrik Normal Kembali Jam 18.00 WITA
Adapun wilayah yang masuk dalam daftar terdampak yakni:
PLN menyampaikan penghentian aliran listrik tersebut berkaitan dengan gangguan pada sejumlah pembangkit.
Pembangkit merupakan fasilitas yang menghasilkan energi listrik sebelum listrik disalurkan melalui jaringan kepada pelanggan.
Gangguan pada pembangkit dapat memengaruhi kemampuan sistem kelistrikan dalam memasok daya ke wilayah tertentu. Karena itu, PLN menyatakan terus mengerahkan sumber daya untuk mempercepat proses pemulihan dan meminimalkan dampak kepada pelanggan.
Namun, PLN juga mengingatkan bahwa jadwal penghentian sementara tersebut dapat berubah, baik dari sisi waktu, durasi maupun pembatalannya, mengikuti perkembangan kondisi kelistrikan.
Artinya, waktu yang tercantum dalam pengumuman merupakan jadwal yang direncanakan dan bukan jaminan bahwa pemadaman akan berlangsung tepat selama tiga jam.
Baca juga: 30 Wilayah di Balikpapan Terdampak Mati Lampu Rabu 9 September 2026, Cek Daftar Wilayah dan Jamnya
Selain menyampaikan informasi pemadaman, PLN mengajak pelanggan ikut menjaga keandalan pasokan listrik, terutama pada periode beban puncak.
Beban puncak adalah periode ketika penggunaan listrik berada pada tingkat tinggi karena banyak pelanggan menggunakan peralatan listrik secara bersamaan.
Dalam pengumumannya, PLN secara khusus mengimbau pelanggan menggunakan listrik secara bijak pada pukul 18.00–21.00 WITA.
Beberapa langkah yang dianjurkan antara lain:
Langkah tersebut diharapkan dapat membantu mengurangi beban sistem kelistrikan ketika kebutuhan listrik sedang tinggi. (*)