TRIBUNAMBON.COM – PT PLN (Persero) terus memperkuat pelayanan kelistrikan sekaligus membangun kolaborasi dengan pemerintah daerah untuk mendukung kebutuhan masyarakat dan pembangunan di Pulau Buru. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kunjungan kerja Manager PLN UP3 Ambon, Ramli Malawat, dengan agenda penguatan kompetensi petugas pelayanan teknik (Yantek) di Unit Layanan Pelanggan (ULP) Namlea serta pertemuan bersama Wakil Bupati Buru di Kantor Bupati Buru.
General Manager PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara, Dony Noor Gustiarsyah, mengatakan bahwa peningkatan kualitas layanan kelistrikan membutuhkan kesiapan dari sisi operasional sekaligus kolaborasi yang kuat dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan.
“Bagi PLN, listrik bukan hanya tentang menghadirkan pasokan energi, tetapi bagaimana keberadaannya dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan mendukung aktivitas ekonomi serta pembangunan daerah. Karena itu, kami terus memperkuat kesiapan petugas di lapangan sekaligus membangun komunikasi dan sinergi dengan pemerintah daerah agar kebutuhan kelistrikan masyarakat dapat direspons dengan semakin baik,” ujar Dony.
Dalam pertemuan dengan Wakil Bupati Buru, PLN UP3 Ambon membahas penguatan koordinasi terkait pelayanan dan kebutuhan kelistrikan di Kabupaten Buru.
Sinergi tersebut menjadi bagian penting dalam menyelaraskan pengembangan layanan kelistrikan dengan pertumbuhan aktivitas masyarakat, pembangunan infrastruktur, pelayanan publik, serta perkembangan sektor ekonomi di daerah.
Manager PLN UP3 Ambon, Ramli Malawat, menyampaikan bahwa komunikasi yang baik dengan pemerintah daerah diperlukan agar PLN dapat memperoleh gambaran kebutuhan kelistrikan di wilayah secara lebih komprehensif sekaligus memperkuat koordinasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Kami ingin memastikan PLN hadir sebagai mitra pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan Kabupaten Buru. Melalui koordinasi yang semakin kuat, kami berharap kebutuhan dan potensi pengembangan kelistrikan dapat dipetakan dengan lebih baik sehingga keberadaan listrik semakin memberikan manfaat bagi aktivitas masyarakat, pelayanan publik, maupun pertumbuhan ekonomi daerah,” kata Ramli.
Baca juga: DLHP Ambon Bersihkan 15 Ton Sampah di Festival Benteng Nieuw Victoria, Terbanyak dari Pelaku UMKM
Baca juga: DLHP Ambon Sigap Bersihkan Sampah di Lokasi Festival Benteng Nieuw Victoria, 15 Ton Dikumpulkan
Selain memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Buru, rangkaian kunjungan tersebut juga diarahkan pada penguatan kualitas pelayanan dari sisi internal melalui kegiatan Kampus Yantek di ULP Namlea.
Ramli hadir sebagai instruktur untuk memberikan arahan dan pembekalan kepada petugas Yantek yang menjadi salah satu garda terdepan PLN dalam menangani kebutuhan serta gangguan kelistrikan pelanggan.
Pembekalan difokuskan pada peningkatan kompetensi dan kedisiplinan, penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3), kepatuhan terhadap prosedur, serta kecepatan dan ketepatan dalam merespons gangguan.
Penguatan tersebut diharapkan dapat berdampak langsung terhadap kualitas pelayanan yang diterima masyarakat, terutama dalam menjaga keandalan dan mempercepat penanganan ketika terjadi gangguan kelistrikan.
“Petugas Yantek merupakan salah satu wajah PLN yang paling dekat dengan pelanggan. Karena itu, setiap pekerjaan harus dilaksanakan dengan mengutamakan keselamatan, kualitas, kecepatan pelayanan, dan kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat. Kompetensi teknis harus berjalan bersama dengan profesionalisme dan semangat melayani,” tambah Ramli.
Melalui penguatan kesiapan personel dan kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Buru, PLN berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan kelistrikan yang aman, andal, dan responsif.
Upaya tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan, tetapi juga memperkuat peran listrik sebagai penggerak aktivitas ekonomi, pelayanan publik, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Buru.(*)