KRONOLOGI Pria di Asahan Tewas Diamuk Massa Saat Ketahuan Mau Mencuri, Kesal Pelaku Coba Kabur
Septrina Ayu Simanjorang September 09, 2026 06:55 PM

TRIBUN-MEDAN.com, KISARAN - Beginilah kronologi pria di Asahan tewas diamuk massa saat ketahuan mau mencuri. 

Warga kesal pelaku yang berinisial MKH (27) berulang kali mencoba kabur.

Warga yang emosi pun langsung menghakimi MKH hingga tewas.

Baca juga: Tewas Dihajar Massa, Nasib Malang MKH di Asahan Jadi Potret Buram Main Hakim Sendiri

Kasus ini terjadi di Desa Teluk Kiri, Kecamatan Teluk Dalam, Kabupaten Asahan.

MKH nekat masuk ke rumah seorang warga MP (53), dan ketahuan. Saat hendak diamankan, MKH sempat berhasil melarikan diri keluar rumah.

Namun, korban MP meminta bantuan ke warga untuk mencari pelaku.

Tak perlu waktu lama, warga berhasil mengamankan terduga pelaku dan membawanya kembali ke dalam rumah korban.

Baca juga: Binjai City SC Gilas Pelita Medan Soccer 4-0 di Piala Soeratin U-17 Sumut

Di rumah korban, terduga pelaku sempat kembali mencoba melarikan diri, sehingga korban dan warga mengejar terduga pelaku hingga berhasil diamankan.

Warga yang kesal, langsung menghakimi terduga pelaku hingga mendapatkan sejumlah luka.

"Benar, terduga pelaku mengalami luka robek pada bagian kepala hingga mengeluarkan darah, personel kami yang mendapat Informasi langsung menuju ke lokasi dan mengevakuasi terduga pelaku ke puskesmas," kata Kapolsek Simpang Empat, AKP Dian Putra, Rabu (9/9/2026).

Baca juga: Kecam Keracunan MBG hingga Siswi Karo Hilang Ingatan, LBH Tuntut Prabowo dan Sudaryono Tanggungjawab

Katanya, pihak puskesmas yang sempat merawat, kembali merujuk terduga pelaku ke RSUD Tanjungbalai untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

"Namun naas, nyawa MKH tidak tertolong setelah mendapatkan perawatan di RSUD Tanjungbalai," katanya.

Ia sangat menyayangkan kejadian main hakim sendiri ini dapat terjadi, dan ia mengaku, apabila menemukan seseorang melakukan tindak pidana segera menyerahkannya ke Polisi.

Baca juga: KETIKA Purbaya Soroti Akurasi Data DTSEN: Anak Saya Masuk Desil 7, Tukang Becak Malah di Desil 10

Setelah melihat kondisi MKH, pihak keluarga telah membawa ke rumah duka dan disemayamkan.

"Kanit Reskrim Polsek Simpang Empat telah mendatangi rumah MKH, dan pihak keluarga mengaku sudah menerima dengan ikhlas kepergian almarhum," pungkasnya.

(cr2/tribun-medan.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.