Kasus Ibu dan Bayinya Tewas di Kamar Kos, Polres Toraja Utara Tetapkan Satu Tersangka
Imam Wahyudi September 09, 2026 07:06 PM

TRIBUN-TIMUR.COM, RANTEPAO - Polisi mengungkap kasus kematian seorang ibu muda dan bayinya yang ditemukan di sebuah kamar kos di Kelurahan Tagari Tallunglipu, Kecamatan Tallunglipu, Kabupaten Toraja Utara.

Korban berinisial AS (18), ditemukan dalam kondisi meninggal dunia bersama bayi perempuan yang baru dilahirkannya, Minggu (6/9/2026) sekitar pukul 15.00 Wita.

AS diketahui merupakan warga Sa’dan Tiroallo, Kecamatan Sa’dan.

Setelah menerima laporan, personel Polres Toraja Utara langsung mendatangi lokasi, mengamankan tempat kejadian perkara (TKP), dan melakukan olah TKP bersama tim medis.

Kasat Reskrim Polres Toraja Utara, Iptu Ruxon, mengatakan jenazah ibu dan bayi kemudian dibawa ke rumah sakit untuk visum.

"Dalam penyelidikan kasus tersebut, polisi mengamankan BD yang diduga membantu proses persalinan korban. BD telah ditetapkan tersangka," kata Ruxon melalui WhatsApp, Rabu (9/9/2026).

Ruxon mengatakan kematian AS dan bayinya diduga berkaitan dengan penanganan persalinan yang dilakukan perempuan BD. 

Polisi menduga BD bukan tenaga medis yang memiliki kompetensi untuk menangani persalinan.

Atas dugaan tersebut, BD dijerat Pasal 439 Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan dengan ancaman pidana penjara paling lama lima tahun.

Berdasarkan hasil visum, AS diperkirakan telah meninggal dunia sekitar enam jam sebelum petugas dan tim medis tiba di lokasi.

Saat pemeriksaan fisik, jenazah AS ditemukan dalam kondisi kaku dan terdapat lebam mayat.

Sementara itu, hasil pemeriksaan terhadap jenazah bayi menunjukkan adanya luka lebam pada bagian wajah serta luka pada bagian kiri leher.

Polisi juga telah meminta keterangan sejumlah saksi di sekitar lokasi untuk mengumpulkan fakta dan memastikan rangkaian peristiwa yang menyebabkan kematian ibu dan bayinya tersebut.

Kasi Humas Polres Toraja Utara, AKP Sette Marrung, mengimbau masyarakat, khususnya ibu hamil, agar menggunakan layanan kesehatan resmi saat menjalani pemeriksaan maupun proses persalinan.

“Bagi setiap ibu hamil ataupun yang akan melakukan persalinan agar mendapatkan penanganan yang tepat,” imbaunya.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.