Liputan6.com, Jakarta Resep buncis cumi saus tiram bisa menjadi pilihan praktis saat ingin menyajikan lauk yang gurih, kaya protein, sekaligus mengandung serat. Hidangan ini merupakan tumisan bergaya Tionghoa-Indonesia yang memadukan cumi bertekstur kenyal, buncis yang renyah, dan saus tiram dengan cita rasa gurih yang legit.
Kunci membuat menu ini terletak pada cara memasaknya. Cumi sebaiknya dimasak dalam waktu singkat agar tetap empuk dan tidak alot, sedangkan buncis cukup ditumis hingga matang tetapi tetap renyah dan berwarna segar. Bahannya pun mudah ditemukan sehingga cocok dijadikan menu makan siang atau makan malam keluarga.
Saus tiram, salah satu kunci cita rasa dalam resep ini, berasal dari tradisi kuliner Kanton di Tiongkok selatan dan kini banyak digunakan sebagai bumbu dalam masakan Asia. Perpaduan rasa asin, manis, dan umami yang kuat membuat tumisan cumi dan buncis terasa lebih gurih, bahkan ketika dibuat sendiri di rumah.
Sebelum mulai menyiapkan bahan, penting untuk mengetahui hal yang membuat tumis buncis cumi saus tiram berbeda dari olahan cumi lainnya. Perpaduan tekstur cumi yang kenyal, buncis yang renyah, serta saus yang gurih menjadi daya tarik utama hidangan ini.



Tekstur cumi sangat dipengaruhi oleh durasi memasak. Jika dimasak terlalu lama, protein pada cumi dapat mengencang sehingga teksturnya menjadi alot dan menyerupai karet. Untuk tumisan, cumi sebaiknya dimasak dalam waktu singkat dengan api besar, sekitar 1–2 menit, kemudian segera diangkat.
Melansir dari La Cucina Italiana, kesegaran bahan juga menjadi salah satu faktor penting untuk mendapatkan cumi yang empuk dan tidak alot. Pilih cumi yang matanya bening, dagingnya kenyal, dan beraroma laut, bukan amis menyengat. Keringkan cumi sebelum ditumis supaya cepat matang dan tidak berair.
Rahasia buncis tetap renyah bisa dilakukan dengan teknik blansing. Melansir dari The Kitchn, buncis direbus sebentar selama sekitar 2–3 menit, kemudian segera dipindahkan ke dalam air es untuk menghentikan proses pemasakan. Cara ini membantu mempertahankan warna hijau cerah sekaligus menjaga teksturnya tetap renyah dan tidak lembek.
Setelah direndam dalam air es, tiriskan buncis hingga tidak terlalu berair. Untuk tumisan, masukkan buncis menjelang akhir proses memasak agar teksturnya tetap renyah saat disajikan.
Melansir dari Lee Kum Kee, saus tiram dan saus lainnya sebaiknya ditambahkan menjelang akhir proses memasak, setelah bahan-bahan utama cukup matang. Cara ini memungkinkan saus tercampur dan meresap dengan baik ke dalam bahan.
Sementara itu, Food Republic menjelaskan bahwa saus tiram memiliki perpaduan rasa asin, manis, dan umami yang kuat sehingga dapat memberikan kedalaman rasa pada tumisan. Karena sudah memiliki rasa asin, sebaiknya jangan langsung menambahkan garam. Cicipi masakan terlebih dahulu, kemudian koreksi rasa jika masih diperlukan.
Beberapa kesalahan umum yang perlu Anda hindari:

Resep ini fleksibel dan mudah disesuaikan dengan isi kulkas maupun selera keluarga.

Simpan sisa tumisan dalam wadah tertutup di dalam kulkas dan sebaiknya segera dihabiskan karena cumi termasuk seafood yang kualitasnya mudah menurun. Saat akan dihangatkan, panaskan sebentar dengan api sedang hingga tinggi agar cumi tidak terlalu lama terkena panas dan teksturnya tetap nyaman dimakan.
Jika saus mulai mengering, tambahkan sedikit air saat memanaskannya kembali agar tumisan tidak terlalu kering. Hindari memanaskan makanan berulang kali karena paparan panas berulang dapat membuat tekstur cumi semakin keras.
Dengan bahan sederhana dan teknik memasak yang tepat, resep buncis cumi saus tiram dapat menjadi menu praktis, gurih, dan bergizi untuk keluarga. Sesuaikan takaran saus dengan selera dan sajikan selagi hangat agar rasanya lebih nikmat.
Cumi sebaiknya dimasak dalam waktu singkat dengan api besar. Setelah teksturnya matang, segera angkat agar tidak terlalu lama terkena panas.
Buncis bisa diblansing terlebih dahulu selama sekitar 2–3 menit, kemudian direndam dalam air es. Cara ini membantu mempertahankan warna dan teksturnya agar tetap renyah.
Saus tiram sebaiknya dimasukkan menjelang akhir proses memasak. Dengan begitu, bumbu dapat tercampur dan meresap dengan baik ke dalam cumi serta buncis.
Tidak selalu. Saus tiram sudah memiliki rasa asin dan gurih, sehingga sebaiknya cicipi masakan terlebih dahulu sebelum menambahkan garam.
Perpaduan cumi, buncis, saus tiram, bawang, dan bumbu pelengkap menghasilkan rasa gurih yang kuat. Penggunaan saus tiram secukupnya juga membantu memberikan cita rasa umami pada tumisan.