Miliki Potensi Wisata yang Kuat, Desa Burung Mandi Jadi Percontohan Kampung KB Pariwisata
Ajie Gusti Prabowo September 10, 2026 08:50 PM

DAMAR, BABEL NEWS - Desa Burung Mandi di Kecamatan Damar, Belitung Timur, resmi ditunjuk oleh Pemerintah Kabupaten Belitung Timur sebagai lokasi percontohan penerapan program Kampung KB Pariwisata.

Penunjukan tersebut tidak terlepas dari rekam jejak Desa Burung Mandi yang sebelumnya berhasil meraih apresiasi dalam ajang lomba Kampung KB di tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Selain itu, Desa Burung Mandi juga dinilai memiliki keunggulan di sektor pariwisata yang sangat siap disinergikan bersama program pemberdayaan masyarakat.

Kepala Bidang Pengendalian Penduduk, Advokasi Penggerakan dan Informasi Dinas PemdesPPKB Belitung Timur, Budiman, menyatakan Desa Burung Mandi menjadi titik awal pengembangan sebelum konsep ini diimplementasikan ke desa-desa lain.

"Burung Mandi kemarin masuk apresiasi dalam lomba di tingkat provinsi. Semangat itu yang kemudian kita kembangkan menjadi Kampung KB Pariwisata karena Burung Mandi punya potensi wisata yang kuat," ujar Budiman, Kamis (10/9).

Saru di antara nilai tambah yang dimiliki Desa Burung Mandi adalah keberadaan kawasan geosite, yakni Pantai Burung Mandi yang telah dikenal luas sebagai destinasi unggulan di Belitung Timur. Keberadaan geosite tersebut dinilai menjadi panggung yang ideal untuk memadukan kegiatan kependudukan dan aktivitas pariwisata berbasis masyarakat.

Melalui program Kampung KB Pariwisata pula, masyarakat sekitar akan dibina untuk aktif dalam mengelola peluang pariwisata, mulai dari penyediaan suvenir, jasa pemanduan, hingga penyediaan kuliner lokal.

Budiman menambahkan, penunjukan Burung Mandi sebagai lokasi percontohan juga bertujuan untuk membangun kolaborasi lintas dinas dan instansi terkait. "Program kependudukan dan keluarga berencana tidak bisa berdiri sendiri. Harus ada kolaborasi lintas sektor mulai dari pariwisata, pemberdayaan ekonomi, hingga penataan kapasitas warga desa," ungkapnya.

Proses peluncuran Desa Burung Mandi sebagai Kampung KB Pariwisata dijadwalkan bakal digelar pada Selasa (22/9) dengan menyajikan pameran produk UMKM warga serta pelatihan pariwisata. Pemerintah Kabupaten Belitung Timur berharap kesuksesan Desa Burung Mandi nantinya dapat menginspirasi desa-desa lain di Belitung Timur untuk mengoptimalkan potensi lokalnya. (z1)

Perluas Pemberdayaan Ekonomi Desa
DINAS Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PemdesPPKB) Kabupaten Belitung Timur kini memperluas jangkauan program Kampung Keluarga Berkualitas (Kampung KB) ke sektor pemberdayaan ekonomi masyarakat. Hal tersebut terlihat dari pengembangan konsep baru bertajuk "Kampung KB Pariwisata" yang memadukan program kependudukan dan potensi ekonomi kreatif serta pariwisata desa.

Adapun peluncuran resmi konsep ini dijadwalkan bakal berlangsung di Desa Burung Mandi, Kecamatan Damar, pada Selasa (22/9).

Kepala Bidang Pengendalian Penduduk, Advokasi Penggerakan dan Informasi, Budiman, menjelaskan makna Kampung KB Pariwisata adalah menyinergikan pemberdayaan keluarga dan daya tarik wisata daerah. "Konsep dasarnya tetap Kampung KB. Hanya saja kita coba mengombinasikan dan menyinergikan kegiatan-kegiatan Kampung KB dengan kegiatan pariwisata, termasuk UMKM dan ekonomi kreatif di desa," ujar Budiman dalam keterangannya, Kamis (10/9).

Budiman mengatakan stigma Kampung KB saat ini telah bergeser menjadi ruang pemberdayaan masyarakat secara luas. Di dalam Kampung KB, terdapat kelompok kerja Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA) yang dinilai sangat potensial untuk digerakkan dalam menyokong pariwisata lokal.

Melalui penggabungan ini, Budiman menyebut para ibu rumah tangga dan kelompok akseptor KB tidak hanya mendapatkan pembinaan kependudukan, tapi juga pelatihan produksi kerajinan tangan, kuliner khas, serta produk ekonomi kreatif lainnya.

"Harapannya sektor pariwisatanya maju dan ekonomi kreatifnya juga ikut berkembang pesat. Jadi kegiatan pemberdayaan yang ada di Kampung KB bisa berjalan selaras dengan industri pariwisata desa," katanya. 

Untuk launching mendatang, Dinas PemdesPPKB Beltim bakal memulai sinergi lintas sektor tersebut melalui serangkaian pelatihan dan penguatan kapasitas bagi kelompok UMKM masyarakat setempat. Kampung KB Pariwisata diharapkan mampu mendongkrak perekonomian keluarga sekaligus menjadi pembuka lapangan kerja baru berbasis potensi desa. (z1)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.