Pertama Kali di Jepang, Anggota Dewan Mundur Usai Dekati Berang-berang Laut Liar
Eko Sutriyanto September 10, 2026 09:38 PM

 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, HOKKAIDO — Seorang anggota Dewan Kota Hamanaka, Hokkaido, menyatakan akan mengundurkan diri setelah diketahui mendekati berang-berang laut liar menggunakan kapal penangkap ikan.

Tindakan tersebut melanggar peraturan sukarela yang ditetapkan pemerintah kota untuk melindungi habitat satwa liar.
Menurut Sekretariat Dewan Kota Hamanaka, Takashi Watanabe (53) menyampaikan niatnya untuk mengundurkan diri dalam sidang reguler yang digelar Rabu (9/9/2026).

Pemerintah Kota Hamanaka menerima laporan pada 17 Agustus bahwa sebuah kapal terlihat mendekati berang-berang laut. 

Setelah diperiksa, diketahui bahwa kapal tersebut dikemudikan oleh Watanabe.

Dalam persidangan dewan, Watanabe mengatakan dirinya akan mengundurkan diri setelah menyelesaikan sejumlah tanggung jawab yang masih harus dijalankannya sebagai anggota dewan (parlemen Jepang).

Baca juga: Penanganan Karhutla, Prabowo Instruksikan Lindungi Warga dan Selamatkan Satwa

Tanjung Kiritappu di Kota Hamanaka dikenal sebagai tempat wisata untuk melihat berang-berang laut liar. Kawasan tersebut banyak dikunjungi wisatawan yang ingin menyaksikan satwa itu di habitat alaminya.

Untuk melindungi lingkungan hidup berang-berang laut, pemerintah kota menetapkan aturan yang melarang kapal mendekati satwa tersebut.

Sehari setelah tindakannya, Watanabe menyampaikan permintaan maaf melalui media sosial pribadinya.

“Rekaman ketika saya mendekati berang-berang laut dengan kapal yang saya kemudikan telah tersebar. Saya meminta maaf karena telah membebani berang-berang laut serta membuat banyak orang khawatir dan merasa tidak nyaman,” tulisnya.

Watanabe menjelaskan bahwa saat itu ia baru pulang dari sebuah pulau tak berpenghuni di wilayah Hamanaka setelah berziarah ke makam seorang temannya. 

Dalam perjalanan pulang, ia memutuskan singgah untuk melihat berang-berang laut.

Ia juga mengatakan memiliki izin mengemudikan kapal dan telah mendaftarkan kapalnya sebagai kapal wisata memancing. Selain itu, Watanabe juga menegaskan tidak menerima bayaran dalam perjalanan tersebut.

“Berang-berang laut tidak bersalah. Saya akan berusaha agar tidak lagi menimbulkan kekhawatiran bagi orang-orang yang datang ke Kiritappu dan mengamati satwa tersebut dengan tenang. Saya sungguh meminta maaf,” ujarnya.

Diskusi  beasiswa dan loker di Jepang dilakukan Pencinta Jepang gratis bergabung. Kirimkan nama alamat dan nomor whatsapp ke email: tkyjepang@gmail.com

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.