WARTAKOTALIVE.COM, CIRACAS - Rumah kost di Jalan Cibubur III RT 07/01, Kelurahan Cibubur, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur, didatangi dan didemo warga terkait dugaan praktik prostitusi online, Kamis (10/9/2026) sore.
Warga membawa sejumlah spanduk dalam aksi tersebut. Di antaranya bertuliskan "Stop Narkoba", "Bubarkan Penghuni Kost Omah Vonny", serta "Kami Warga RW 01 dengan Tegas Bubarkan Kostan Tante Vonny Sekarang Juga, Prostitusi Online".
Warga menyampaikan aspirasinya di depan rumah kost menggunakan pengeras suara. Mereka meminta para penghuni kost meninggalkan lokasi.
Saat aksi berlangsung, tidak terlihat sepeda motor terparkir di sekitar rumah kost. Warga menduga para penghuni telah meninggalkan lokasi sebelum massa datang.
Di tengah aksi, seorang perempuan yang disebut warga sebagai cucu pemilik kost datang dan meminta massa membubarkan diri.
Baca juga: Antisipasi Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Satpol PP Duren Sawit Bagikan 500 Masker
Namun, ibu-ibu yang tergabung dalam warga RW 01 Kelurahan Cibubur tetap bertahan di lokasi.
Lurah Cibubur Ronny Abdullah kemudian tiba untuk menenangkan warga dan mencegah aksi semakin memanas.
Perempuan yang mengaku sebagai cucu pemilik kost tersebut kemudian mendekati Ronny dan mengajaknya masuk ke dalam rumah.
Saat keduanya berjalan menuju rumah, sejumlah warga meneriaki perempuan tersebut.
Perempuan itu kemudian terlihat menangis dan mendorong massa yang berada di depannya.
Salah seorang warga, Kartini, yang merupakan istri Ketua RT 06, terdorong hingga nyaris terjatuh. Beruntung, warga lainnya segera menahan tubuhnya.
"Iya tadi didorong hampir jatuh," kata Kartini, Kamis.
Sementara itu, seorang pemuda yang enggan disebutkan namanya mengaku masih ada seseorang di dalam rumah kost yang disebutnya sebagai operator aplikasi MiChat.
"Masih ada itu di dalam, namanya siapa ya saya lupa, dia belum keluar," ujarnya.
Digerebek Warga
Sebelumnya, rumah kost di Gang 3 RW 01, Kelurahan Cibubur, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur, didatangi warga pada Selasa (8/9/2026) sore.
Warga menduga rumah kost tersebut menjadi tempat praktik prostitusi online lantaran mereka mengaku sering melihat pria yang tidak dikenal keluar masuk rumah kost dalam waktu singkat.
Warga kemudian mendatangi rumah kost milik seorang perempuan berinisial O untuk menyampaikan aspirasi terkait dugaan tersebut.
Salah seorang warga Cibubur, Mail, mengatakan warga sebenarnya berencana mendatangi rumah kost tersebut pada Rabu (9/9/2026).
Namun, karena warga dan pengurus RT/RW disebut sudah resah, aksi dilakukan lebih cepat.
"Mungkin karena warga dan pengurus RT/RW sudah kesal, makanya didatangi Selasa sore," ucap Mail kepada Warta Kota, Rabu. (m26)