Laporan wartawan WARTAKOTALIVE.COM, Yolanda Putri Dewanti
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Layanan LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai masih belum dikenakan tarif bagi penumpang selama masa uji coba.
Meski gratis, penumpang tetap diwajibkan melakukan tap in dan tap out menggunakan kartu khusus yang diberikan selama mengikuti perjalanan uji coba.
Kartu tersebut tidak hanya digunakan untuk mengatur akses penumpang masuk dan keluar stasiun, tetapi sekaligus menjadi bagian dari pengujian sistem ticketing yang akan digunakan ketika layanan LRT beroperasi secara penuh.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Budi Awaluddin mengatakan, sistem ticketing dan gate menjadi salah satu aspek yang diperiksa dalam rangkaian uji coba LRT Kelapa Gading-Manggarai.
"Sementara kami masih tidak dikenakan biaya dan tadi teman-teman kan dikasih kartu, ya. Nah, kartu itu juga sambil mengecek bagaimana sistem ticketing kita, sudah bisa berjalan atau belum," kata Budi saat meninjau uji coba LRT Kelapa Gading-Manggarai, Kamis (10/9/2026).
Menurut Budi, hingga kini belum ditetapkan batas waktu berakhirnya layanan uji coba tanpa tarif tersebut.
Ia menyebut, pengoperasian LRT pada tahap awal bukan hanya untuk melihat kesiapan sarana dan prasarana, tetapi juga memastikan sistem pendukung perjalanan dapat berjalan dengan baik.
"Fokus tadi dari sistem gate, ya kan, ticketing tadi dan alhamdulillah lancar," ujarnya.
Uji Coba Dilakukan Bertahap
Budi menjelaskan, uji coba LRT Kelapa Gading-Manggarai dilakukan secara bertahap sebelum nantinya layanan dibuka lebih luas kepada masyarakat.
Pada tahap awal, perjalanan diperuntukkan bagi tamu undangan.
Mereka terdiri dari sejumlah perwakilan warga, key opinion leader (KOL), hingga jurnalis.
Setelah itu, masyarakat dan komunitas yang sebelumnya telah melakukan registrasi mendapat kesempatan mencoba layanan tersebut.
Periode uji coba bagi masyarakat dan komunitas terdaftar berlangsung mulai 17 September hingga 2 Oktober 2026.
Pada periode tersebut, LRT akan beroperasi selama tujuh jam setiap hari, mulai pukul 09.00 hingga 16.00 WIB.
Selanjutnya, kesempatan mencoba layanan LRT Kelapa Gading-Manggarai akan diperluas kepada masyarakat umum.
Uji coba untuk masyarakat umum dijadwalkan berlangsung pada 12 Oktober hingga 30 November 2026.
"Iya, ada yang melalui undangan dan juga ada yang nanti mendaftar melalui situs web," kata Budi.
Melayani 11 Stasiun
LRT Kelapa Gading-Manggarai memiliki panjang lintasan sekitar 12,2 kilometer dengan total 11 stasiun.
Stasiun tersebut meliputi Kelapa Gading, Boulevard Utara, Boulevard Selatan, Pulomas, Equestrian, Velodrome, Rawamangun, Pramuka, Matraman, Proklamasi, dan Manggarai.
Dengan adanya lintasan tersebut, perjalanan LRT akan menghubungkan kawasan Kelapa Gading di Jakarta Utara dengan Manggarai di Jakarta Selatan.
Pada uji coba perdana, Kamis (10/9/2026), perjalanan dilakukan sebanyak dua kali pulang-pergi (round trip) menggunakan dua trainset.
Setiap perjalanan memiliki kapasitas maksimal sekitar 100 penumpang.
Sementara kecepatan maksimal kereta mencapai 40 kilometer per jam, dengan waktu tempuh Kelapa Gading-Manggarai diperkirakan sekitar 28 menit.
Rangkaian uji coba tersebut menjadi bagian dari persiapan sebelum layanan LRT Kelapa Gading-Manggarai nantinya dibuka untuk masyarakat secara lebih luas.
Selain memastikan perjalanan kereta berjalan sesuai rencana, tahapan ini juga menjadi kesempatan untuk menguji sistem pelayanan penumpang, termasuk proses masuk dan keluar stasiun melalui gate serta mekanisme ticketing.
Karena itu, meski belum dikenakan tarif, penumpang tetap diminta mengikuti prosedur perjalanan dengan melakukan tap in saat memasuki stasiun dan tap out setelah tiba di stasiun tujuan