SURYAMALANG.COM, MALANG - Pelatih Arema FC Marcos Santos mematangkan persiapan taktis menjelang laga tandang melawan PSM Makassar pada pekan kedua BRI Super League 2026/27 di Stadion Gelora BJ Habibie.
Juru taktik asal Brasil tersebut menyiapkan dua hingga tiga skema permainan untuk mengantisipasi gaya bertahan terorganisir serta pola serangan vertikal yang menjadi ciri khas lawan.
Di tengah pematangan taktik tersebut, tim pelatih juga mengantisipasi potensi absennya Alfeandra Dewangga yang masih dalam pantauan usai mengalami benturan keras pada pertandingan sebelumnya.
Berikut ulasan selengkapnya:
Arema FC mulai mematangkan persiapan menghadapi PSM Makassar pada pekan kedua BRI Super League 2026/27 yang akan berlangsung di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, Minggu (13/9) mendatang.
Laga yang menjadi tantangan tersendiri karena harus menghadapi tim yang dinilai memiliki organisasi permainan kuat.
Pelatih Arema FC, Marcos Santos tidak ingin tim hanya mengandalkan momentum kemenangan pada laga perdana.
Persiapan diarahkan untuk membaca karakter permainan PSM sekaligus mengantisipasi sejumlah situasi yang kemungkinan muncul di pertandingan.
"Kami mencoba mensimulasikan beberapa situasi, berusaha memahami tim Makassar yang merupakan tim sangat kuat. Mereka sangat siap dan dilatih dengan baik. Saya sangat suka permainan mereka saat melawan Persib Bandung, meskipun mereka kalah," kata pelatih asal Brasil itu.
"Mereka kalah lawan Persib Bandung, tapi setelah kami tonton pertandingannya, mereka tim yang sangat bagus. Mereka sempat unggul 1-0. Jadi kami mensimulasikan beberapa situasi yang kami perkirakan akan dihadapi melawan PSM Makassar, menyiapkan dua hingga tiga skema permainan," imbuhnya.
Salah satu perhatiannya adalah kemampuan PSM mengorganisasi pertahanan. Selain itu, permainan langsung ke lini depan juga menjadi aspek yang harus diantisipasi Arema FC.
"Mereka tim yang bertahan sangat terorganisir, bermain vertikal, tidak terlalu mengandalkan penguasaan bola, melainkan suka bola-bola panjang langsung ke depan, terutama mencari pemain Jepang mereka (Kodai Tanaka)," kata Marcos Santos.
"Pemain sayap mereka punya kualitas teknik tinggi dan lini tengahnya kuat merebut bola kedua. Mereka dilatih sangat baik dan kuat secara fisik," sambungnya.
Sehingga karakter tersebut membuat Arema FC harus mampu menjaga konsentrasi sepanjang pertandingan. Terlebih, PSM akan bermain di kandang sendiri dengan dukungan suporter.
Meskipun di tengah persiapan tersebut, tim juga masih menunggu perkembangan kondisi pemainnya, Alfeandra Dewangga. Pemain yang mengalami benturan keras pada laga sebelumnya melawan Isenmulang Kalteng FC itu.
"Tapi tim sudah siap jika dia tidak bisa main. Kami punya opsi pemain lain yang paham apa yang harus dilakukan secara taktik di lapangan," pungkas mantan pelatih Nautico musim 2024–2025.
Saat ini Arema FC dalam tren positif, tim berhasil menjalani laga perdana BRI Super League 2026/27 dengan apik menempatkan tim pada posisi puncak klasemen sementara dengan tiga poin yang sama bersama lima klub lainnya.
Kemenangan telak atas Isenmulang Kalteng FC pada laga perdana BRI Super League 2026/27 menempatkan Arema FC di posisi puncak klasemen sementara.
Membuat tim berjuluk Singo Edan mengawali musim baru dengan kepercayaan diri yang tinggi.
Laga bukan sekadar kesempatan bagi tim untuk mempertahankan tren positif. Namun juga menjadi momentum untuk memperbaiki catatan tandang tim yang dalam lima musim terakhir belum mampu meraih kemenangan pada pertandingan away pertama.
Dimana catatan tersebut menunjukkan Arema FC meraih tiga hasil imbang dan dua kekalahan dalam lima laga tandang pertama pada lima musim terakhir.
Pelatih Marcos Santos menyadari pertandingan melawan PSM tidak akan mudah. "Kami akan menghadapi tim besar yang dilatih dengan sangat baik di kandang mereka dengan suporter fanatiknya. Tapi kami akan mempersiapkan diri semaksimal mungkin untuk mempersembahkan kemenangan bagi Aremania jika Tuhan mengizinkan," ujar pelatih asal Brasil itu.
Arema FC saat ini datang dengan bekal positif setelah mencatat kemenangan besar pada pertandingan pembuka. Empat gol tersebut lahir melalui pola serangan yang beragam.
Kapten Arema FC, Johan Farizi menilai kemenangan tersebut memberikan gambaran positif mengenai perkembangan tim. Namun, dia menegaskan hasil pertandingan pertama sudah ditinggalkan dan perhatian kini sepenuhnya diarahkan kepada PSM.
"Dimaksimalkan untuk recovery sampai menyiapkan strategi," kata pemain asli Malang itu.
"Kami harus tetap bermain kompak dan terus bermain lebih baik pada laga selanjutnya," pungkasnya.