Bupati Arsal Dampingi Tim KSP dan Kemenkes RI Tinjau Pembangunan RS PHTC di Tobadak
Nurhadi Hasbi September 11, 2026 10:47 AM

 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU TENGAH - Bupati Mamuju Tengah, H Arsal Aras, bersama Tim Ahli Kedeputian IV Kantor Staf Presiden (KSP), Steven Pratama, dan perwakilan Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Hasbia, meninjau pembangunan Rumah Sakit Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) di kawasan kompleks Kota Terpadu Mandiri (KTM), Dusun Benteng, Desa Tobadak, Kecamatan Tobadak, Kamis (10/9/2026) malam.

Lokasi pembangunan tersebut tepat di jantung Ibu Kota Mamuju Tengah, Tobadak.

 Jaraknya hanya sekitar 400 - 600 meter dari Kantor Bupati.

Peninjauan tersebut memastikan program strategis nasional ini berjalan sesuai target dan tidak mengalami kendala.

Baca juga: Prakiraan Cuaca Sulbar Jumat 11 September 2026, Pasangkayu hingga Mamasa Berpotensi Hujan

Baca juga: 30 Ton Pupuk Subsidi di Sulbar Akan Dijual untuk Perkebunan Sawit, 5 Pelaku Terancam 5 Tahun Penjara

Bupati Arsal mengatakan, kunjungan dilakukan memastikan secara keseluruhan program pemerintah pusat di Mamuju Tengah berjalan sebagaimana mestinya.

"Sore tadi kami mendapat kabar Tim Kantor Staf Kepresidenan hadir mengecek proses pembangunan rumah sakit di Mamuju Tengah," tuturnya. 

"Tujuan rombongan memastikan program Pak Presiden kita di Mamuju Tengah ini  berjalan sebagaimana mestinya," tambah Arsal.

Tak Hanya Cek Fisik Bangunan

Menurutnya, Arsal pengecekan dilakukan tim KSP cukup detail. 

Bahkan, sejumlah kebutuhan pendukung operasional rumah sakit turut diperiksa.

"Yang dicek tadi sampai PO-nya, apakah betul sudah dipesan lift-nya, genset-nya dan lain sebagainya," jelas Mantan Ketua DPRD Mamuju Tengah 2 periode ini.

Terkait hasil pengecekan secara teknis maupun perkembangan pembangunan, sambung Arsal, pihak KSP dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) akan menyampaikan lebih rinci bersama pihak kontraktor.

"Kami sebagai pemerintah daerah hari ini memfasilitasi rombongan mengecek langsung pembangunan ini. Alhamdulillah progresnya berjalan positif," sambungnya.

Sementara itu, Steven Pratama mengatakan, kedatangan tim KSP ke Mamuju Tengah bertujuan memastikan percepatan pembangunan proyek strategis nasional.

"Salah satunya yang digagas di sini (Mamuju Tengah), peningkatan rumah sakit dari tipe D ke tipe C," kata Steven.

Ia menjelaskan, pengecekan tidak hanya menyangkut pembangunan fisik, tim juga memastikan berbagai aspek pendukung, mulai dari pelayanan, administrasi, perizinan hingga kelengkapan dokumen.

Menurut Steven, hal paling penting setelah pembangunan selesai adalah manfaat dirasakan masyarakat.

Olehnya itu, kata dia, rumah sakit tersebut diharapkan tidak hanya berdiri sebagai bangunan fisik.

Tetapi mampu memberikan pelayanan lebih baik kepada masyarakat Mamuju Tengah.

"Paling penting itu outcome-nya," tegasnya.(*)

Laporan wartawan Tribun Sulbar, Sandi Anugrah 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.