Pria Sakit Terkunci di Ruko Pare Kediri, Damkar Turun Tangan Evakuasi Tengah Malam
faridmukarrom September 11, 2026 02:50 PM

TRIBUNMATARAMAN.COM, KEDIRI - Seorang pria yang sedang sakit harus dievakuasi petugas pemadam kebakaran setelah terkunci di dalam sebuah ruko di Jalan Dieng Nomor 6, Kelurahan/Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, Jumat (11/9/2026) dini hari.

Pria tersebut diketahui bernama Nofli Acai (32). Saat kejadian, Nofli berada seorang diri di dalam ruko dalam kondisi sakit dan tidak dapat keluar karena pintu bangunan dalam keadaan terkunci.

Kondisi tersebut kemudian diketahui oleh saudaranya, Gilang. Khawatir dengan kondisi Nofli yang sedang sakit, Gilang mendatangi Pos Damkar Pare untuk meminta bantuan petugas.

Mendapat laporan tersebut, Tim Damkar Kabupaten Kediri Pos Pare langsung bergerak menuju lokasi. Petugas berangkat sekitar pukul 00.12 WIB dan tiba di ruko pada pukul 00.17 WIB.

Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan upaya membuka akses ruko untuk mengevakuasi Nofli.

Baca juga: Viral Percobaan Pencurian Kotak Amal Masjid Darul Ma’wa di Madiun Terekam CCTV, Pelaku Gagal Beraksi

Proses evakuasi dilakukan menggunakan sejumlah peralatan yang diperlukan, di antaranya linggis, gerinda, dan winch.

Petugas harus membuka akses bangunan dengan hati-hati untuk memastikan Nofli dapat dikeluarkan dari dalam ruko dengan aman.

Setelah dilakukan penanganan sesuai prosedur operasional standar, petugas akhirnya berhasil membuka ruko.

Nofli kemudian berhasil dievakuasi dari dalam bangunan dan segera mendapatkan pertolongan.

Pria Sakit Maag Kronis Langsung Dibawa ke Rumah Sakit
Nofli diketahui sedang mengalami sakit maag kronis. Setelah berhasil dikeluarkan dari ruko, pria tersebut langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

Proses evakuasi berlangsung sekitar satu jam, mulai pukul 00.17 WIB hingga 01.20 WIB.

Selama proses penanganan, petugas Damkar Kabupaten Kediri melakukan pembukaan akses ruko menggunakan peralatan yang tersedia.

Kepala Satpol PP Kabupaten Kediri, Kaleb Untung Satrio Wicaksono, mengatakan petugas pemadam kebakaran tidak hanya menangani kejadian kebakaran.

Menurutnya, petugas Damkar juga membantu masyarakat dalam kondisi darurat, termasuk ketika terdapat orang sakit yang membutuhkan evakuasi.

Respons cepat dilakukan setelah petugas menerima laporan dari keluarga korban. Tim kemudian segera menuju lokasi untuk memastikan Nofli dapat dievakuasi dengan aman.

"Evakuasi dilakukan setelah ada laporan dari keluarga korban. Petugas kemudian melakukan pembukaan ruko menggunakan peralatan yang tersedia sesuai dengan prosedur," jelas Kaleb.

Kaleb menambahkan, keberadaan petugas Damkar diharapkan dapat membantu masyarakat ketika menghadapi kondisi darurat yang membutuhkan penanganan cepat.

Setelah Nofli berhasil dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit, kegiatan petugas Damkar Kabupaten Kediri Pos Pare di lokasi tersebut dinyatakan selesai.

(Isya Anshori/Tribunmataraman.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.