BANJARMASINPOST.CO.ID - Harta yang didapat Sarwendah usai cerai dari Ruben Onsu, rumah sampai mobil mewah.
Perselisihan antara Presenter Ruben Onsu dan mantan istrinya Sarwendah memuncak di Tahun 2026.
Konflik mereka pecah hingga jadi konsumsi publik dua tahun usai perceraian pada 2024 lalu.
Tak lagi cuma soal pembagian waktu bertemu anak, permasalahan kini kian meluas.
Perihal harta gono gini hingga nafkah anak jadi perdebatan di antara keduanya.
Di tengah kisruh itu, kini terungkap kesepakatan terkait pembagian harta usai perceraian Ruben dan Sarwendah.
Diungkap oleh kuasa hukum Ruben, Minola Sebayang dalam konferensi pers di Kuningan, Jakarta Selatan belum lama ini, Sarwendah mendapatkan dua unit rumah dan tiga mobil mewah.
"Dia dapat rumah di Cilandak, rumah di Rempoa, ada tiga mobil kalo gak salah. Tiga mobil salah satunya Mercy," tutur Minola, dikutip dari Tribunnews.com, Jumat (11/9/2026).
Sedangkan di sisi lain, Ruben mendapatkan villa dan sejumlah tanah yang dokumen kepemilikannya masih dalam bentuk girik.
"Ruben dapat apa? Villa itu, dengan tanah-tanah yang masih girik," sambungnya.
Selama berpolemik, Sarwendah memutuskan untuk hengkang dari rumah mewahnya di kawasan Cilandak yang juga bagian dari harta Ruben.
Terkait kepindahan Sarwendah, Minola membantah kliennya mendesak ibu dari anak-anaknya untuk pergi.
"Kalau keinginannya pindah itu kan keinginan sendiri. Kemudian dia mengatakan karena inilah, karena itulah, harus dibuktikan," pinta Minola.
Baca juga: Tindakan Thariq Usai Atta Halilintar Klarifikasi Foto Mesra dengan Selebgram Meksiko: Terlalu Parah
"Janganlah artinya, dia pindah kemudian memframing karena saya tidak nyaman di rumah itu karena ada ini. Janganlah," tandasnya.
Melalui kuasa hukumnya, Chris Sam Siwu, dijelaskan bahwa perpindahan tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan kenyamanan dan keamanan anak-anak.
"Situasi-situasi yang tidak aman seperti ini yang tidak baik bagi anak-anak. Ada pihak-pihak lain lah yang mencari orang lain yang enggak ada lagi di rumah itu," kata Chris Sam Siwu di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, dikutip dari Tribunnews.com, Rabu (22/7/2026).
Menurut Chris, pihaknya memiliki dokumentasi terkait kedatangan sejumlah orang yang diduga hendak menagih utang ke rumah tersebut.
"Kita juga bawa nih, ini masih hangat belum lama ya, kira-kira 11 Juli. Diduga debt collector memang datang ke rumah menyampaikan adanya tagihan. Lebih kurang ada lima orang yang mendatangi jam 21.52 WIB," ujarnya.
Selain itu, Chris mengungkapkan kliennya juga memperoleh informasi mengenai kondisi rumah yang disebut berpotensi memasuki proses lelang.
"Klien kami mendapat informasi bahwa rumah itu sudah harus dilelang. Jadi klien kami tidak mau dong diberikan gono-gini yang seperti itu. Jadi ya sudahlah, enggak mau ambil pusing," ucapnya.
Sementara itu, Sarwendah mengaku keputusan pindah rumah bukan hal yang mudah, terutama karena harus memberikan penjelasan kepada anak-anaknya.
"Pasti butuh perjuangan saya ya untuk menjelaskan kenapa harus pindah. Saya akan menjelaskan seminim mungkin, sebaik mungkin tanpa memojokkan satu sama lain," tutur Sarwendah.
Chris menambahkan, perpindahan rumah dilakukan agar Sarwendah dan anak-anak dapat menjalani kehidupan dengan lebih tenang.
"Klien kami dengan finansial yang sudah mandiri, ya, klien kami lebih baik untuk pindah. Untuk mencari apa? Mencari kebahagiaan dengan anak-anak," katanya.
"Klien kami sudah hidup dengan anak-anaknya dan juga terkait perpindahannya pun sudah diinformasikan kepada mantan suaminya," pungkas Chris.
Sarwendah kini sudah meninggalkan rumah mewahnya di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan.
Keputusan tersebut diambil setelah kediamannya disebut beberapa kali didatangi debt collector.
Padahal, rumah yang kini ditinggalkan Sarwendah itu dikenal memiliki berbagai fasilitas mewah.
Kediaman tersebut bahkan dibangun ulang setelah rumah tua yang sebelumnya berdiri di atas tanah itu dirobohkan.
Rumah tersebut juga sempat menjadi tempat Sarwendah dan anak-anaknya tinggal setelah bercerai dari Ruben Onsu.
Dalam sejumlah kesempatan, Sarwendah memperlihatkan bagian dalam rumah mewah itu melalui konten bersama beberapa selebriti.
Salah satunya ketika Maia Estianty berkunjung dan melihat langsung berbagai bagian rumah tersebut dalam konten Maia AlElDul tv.
Saat itu, Sarwendah mengungkapkan bahwa dirinya ikut menentukan desain interior rumah.
"(Yang desain) Aku," kata Sarwendah dikutip dari Youtube Maia AlElDul tv, Rabu (5/8/2026).
"Ada desain interior kan, soalnya kalau ukuran-ukuran aku enggak tahu, jadi aku yang minta, request, mereka yang desain. Interiornya aku cari-cari sendiri," ucap Sarwendah.
Salah satu ruangan yang menarik perhatian Maia adalah ruang makan. Area tersebut dilengkapi meja makan dengan 12 kursi serta sofa panjang.
Sarwendah mengatakan banyaknya tempat duduk disesuaikan dengan jumlah anggota keluarganya yang kerap berkumpul di rumah.
"Karena keluarganya juga banyak, kita tuh kalau ngumpul di meja makan, doyan makan soalnya keluarganya," jelas Sarwendah.
Kemewahan rumah itu juga terlihat dari jumlah dapurnya. Sarwendah mengungkapkan terdapat empat dapur dengan fungsi yang berbeda-beda.
Beberapa dapur sengaja dibuat untuk kebutuhan syuting konten, sementara dapur lainnya digunakan untuk aktivitas memasak sehari-hari.
"Itu kalau syuting dapur konten, ini pantry aku, buat masak setiap hari," kata Sarwendah sambil menunjukkan bagian-bagian dapur di rumahnya.
"Dapur asisten ada lagi di bawah. Ini dapur aku," jelasnya kemudian.
Tak hanya itu, masih ada satu pantry di lantai atas yang biasa digunakan anak-anak Sarwendah untuk membuat konten.
Dari sejumlah fasilitas tersebut, kompor yang berada di dapur pribadi Sarwendah menjadi salah satu benda yang paling mencuri perhatian Maia.
Kompor tersebut merupakan produk La Cornue, merek mewah asal Prancis yang harga produknya di Indonesia ditaksir mencapai miliaran rupiah.
"Ini mahal loh, La Cornue, ini adalah spek kompor yang termahal di Indonesia," ujar Maia.
Sarwendah pun mengungkap alasan dirinya memilih kompor tersebut.
Ia menyebut benda itu sebagai bentuk penghargaan untuk dirinya sendiri karena memang gemar memasak.
"Maksud aku, ini adalah salah satu bentuk self reward aku. Karena aku suka masak, jadi ini self reward buat sendiri. Kan masak buat anak-anak, kasih yang terbaik untuk mereka," jelas Sarwendah.
Sebagai informasi, La Cornue merupakan kompor dari merek mewah asal Prancis yang harganya di Indonesia mulai dari Rp 1,7 miliar hingga Rp 7,5 miliar.
Rumah tersebut juga memiliki tempat penyimpanan makanan khusus.
Selain itu, rumah ini juga dilengkapi ruang yang ditujukan untuk menjadi salon.
Sarwendah mengaku ruangan salon dibuat untuk memanfaatkan ruang kosong di dalam rumah.
Ia juga mengungkap bahwa sejak awal ingin memiliki tangga yang bisa menyala.
Dan ia merasa bersyukur menemukan bahan dari batu onyx sehingga bisa tembus cahaya.
"Aku pengin banget punya tangga nyala, sampai aku nyari," kata Sarwendah.
Tak ketinggalan, masing-masing anak memiliki kamar yang dirancang sesuai karakter mereka masing-masing.
Untuk kedua putrinya, Sarwendah sengaja menghubungkan toilet mereka karena putrinya ingin memiliki bathtub di dalam kamar mandi.
Rumah tersebut juga dilengkapi kolam renang yang terletak di bagian paling atas rumah.
Kemudian juga ada aula yang dipakai untuk acara keluarga maupun untuk live. Serta ruang balet untuk anak-anak.
(Banjarmasinpost.co.id/Tribunnews.com)