Como 1907 mencatatkan debut impian di Liga Champions dengan kemenangan telak 4-1 atas RB Leipzig, di Giuseppe Sinigaglia Stadium pada 10 September 2026. Gol-gol dari Martin Baturina, Tasos Douvikas, Assane Diao, dan Maxi Perrone membawa tim ini menuju kemenangan bersejarah.
Laga ini menjadi momen bersejarah bagi Como, yang untuk pertama kalinya tampil di pentas Eropa. Stadio Sinigaglia mengalami renovasi signifikan selama musim panas untuk memenuhi standar UEFA dan menjadi saksi bisu dari keajaiban ini.
RB Leipzig hadir dengan ketidakhadiran beberapa pemain kunci seperti Christoph Baumgartner dan Viggo Gebel. Namun, mereka tetap diperkuat oleh bintang seperti Christopher Nkunku dan Neil El Aynaoui.
Di awal pertandingan, Tasos Douvikas dan Nico Paz memaksa kiper Vandevoort melakukan penyelamatan ganda. Namun, gol pertama Como datang dari Baturina yang memanfaatkan umpan silang Douvikas, membuat bek Leipzig terjatuh sebelum melepaskan tembakan akurat dari jarak 12 yard.
Keunggulan Como bertambah ketika Douvikas berhasil lolos dari jebakan offside dan mencetak gol kedua setelah mendapat umpan panjang dari Baturina. Leipzig berusaha bangkit, tetapi serangan balik cepat dari Nico Paz yang mengirim bola ke Assane Diao menghasilkan gol ketiga.
Leipzig sempat memperkecil ketertinggalan melalui aksi Andrija Maksimovic yang memanfaatkan kesalahan dari lini pertahanan Como. Namun, tim tuan rumah menutup pertandingan dengan gol dari Maxi Perrone, hasil kerja sama apik dengan Moise Kean.
Dengan kemenangan ini, Como menorehkan sejarah baru, memberikan warna segar di kancah Liga Champions dan memantapkan langkah mereka di kompetisi bergengsi ini.