Aturan Baru DBL East Java-North Dorong Petra 1 Tingkatkan Akurasi Free Throw
Pipit Maulidya September 11, 2026 05:05 PM

SURYA.co.id, SURABAYA - Penerapan aturan baru 1-on-1 Free Throw Rule di Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North mendapat respons positif dari pelatih SMA Petra 1 Surabaya, Liem Felix.

Menurut Coach Felix, aturan tersebut bisa menjadi dorongan bagi para pemain untuk lebih serius meningkatkan kemampuan free throw. Ia menilai akurasi tembakan bebas menjadi salah satu aspek yang perlu mendapat perhatian dalam permainan basket.

“Minimal memacu anak-anak untuk berlatih lebih keras lagi. Prinsipnya kembali lagi supaya anak-anak lebih fokus latihan free throw,” sebut Coach Felix.

Petra 1 menjadi salah satu tim yang langsung merasakan regulasi tersebut saat Round 2 Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North resmi dimulai pada Rabu (9/9).

Pada putaran ini, tim putri Petra 1 menghadapi SMA Little Sun Surabaya. Sementara tim putra berjumpa dengan SMA Frateran Surabaya.

Coach Felix mengakui kemampuan free throw pemain di panggung DBL masih belum maksimal. Padahal, peluang dari garis free throw bisa menjadi penentu dalam pertandingan.

“Sering anak-anak dapat free throw lalu gak masuk. (Kesempatan menembak) free throw 30, masuk (hanya) 5. Terus gimana?” ujarnya.

Untuk meningkatkan akurasi tersebut, latihan free throw rutin diberikan kepada seluruh pemain Petra 1. Latihan bisa dilakukan di berbagai momen selama sesi latihan berlangsung.

“Setiap kali latihan, (kalau) capek, free throw. Atau saat mulai latihan juga free throw,” jelas Coach Felix.

Para pemain Petra 1 juga diberi tantangan untuk memasukkan tiga hingga lima free throw secara beruntun. Jika belum mencapai target, mereka harus terus menyelesaikan latihan tersebut.

“Kalau gak selesai ya suruh selesain. Kalau benar-benar gak selesai, ya harus lari,” tegas Coach Felix.

Latihan tersebut menunjukkan hasil saat tim putra Petra 1 tampil di laga perdana Round 2. Ketika aturan 1-on-1 Free Throw Rule diterapkan pada kuarter pertama dan kedua, Petra 1 mencatatkan akurasi free throw sebesar 50 persen.

Tiga kesempatan free throw pertama yang didapat Petra 1 juga berhasil dikonversi menjadi poin pada periode tersebut.

Sementara itu, secara keseluruhan Coach Felix menilai penampilan tim putra dan putri Petra 1 pada laga perdana Round 2 masih sesuai dengan ekspektasi.

Meski meraih kemenangan, Petra 1 tetap tidak ingin lengah. Sebab, lawan yang akan dihadapi pada pertandingan berikutnya dinilai bakal semakin berat.

“Lawan-lawan kita kan semakin hari semakin berat,” terang Coach Felix.

Petra 1 pun sudah memasang target tinggi pada Honda DBL with Kopi Good Day musim ini. Coach Felix menegaskan timnya membidik tiket ke partai final.

“Final!” tegasnya.

Target tersebut diawali dengan hasil positif. Tim putri Petra 1 menang telak 63-9 atas SMA Little Sun Surabaya. Sedangkan tim putra Petra 1 mengalahkan SMA Frateran Surabaya dengan skor 40-22.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.