Minola Buka Suara di Balik Gagalnya Mediasi Ruben Onsu dan Sarwendah
Willem Jonata September 11, 2026 06:38 PM

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, membantah anggapan bahwa mediasi dengan Sarwendah gagal hanya karena kliennya tidak bersedia menjalani pemeriksaan kesehatan.

Pernyataan tersebut disampaikan Minola Sebayang menanggapi penjelasan pihak Sarwendah mengenai penyebab gagalnya mediasi dalam perkara hak asuh anak di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

"Kan nggak mungkin artinya itu karena Ruben nggak mau periksa kesehatan, terus mediasi gagal. Nggak segampang itu," kata Minola di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (10/9/2026).

Baca juga: Konflik Soal Harta Mengemuka, Ruben Onsu Sebut Dokumen Asetnya Disandera Sarwendah

Menurut Minola, dalam proses mediasi terdapat sejumlah hal yang dibahas antara Ruben dan Sarwendah.

Ia mengatakan mediator sempat memberikan pekerjaan rumah kepada masing-masing pihak untuk dibicarakan secara internal.

Minola menyebut salah satu persoalan yang dibahas berkaitan dengan permintaan Ruben untuk mendapatkan waktu bersama anak-anaknya.

Menurutnya, mediator bahkan sempat mendorong agar anak-anak diberikan kesempatan untuk bertemu dan berkumpul bersama ayahnya.

"Mediator bilang, 'Apa masalahnya? Berikanlah anak-anak ini PR-nya kamu berikanlah anak-anak untuk berkumpul, bertemu sama ayahnya.' Kan itu dia anjuran mediator," ujar Minola.

Namun, menurut Minola, terdapat perbedaan keinginan mengenai pelaksanaan pertemuan tersebut.

Ia mengatakan pihak Sarwendah disebut menginginkan adanya pendampingan saat Ruben bertemu dengan anak-anak.

Sementara Ruben, lanjut Minola, merasa tidak nyaman jika setiap kali bertemu anak-anak harus selalu didampingi Sarwendah.

"Ruben bilang, 'Ya kalau ada dia...' nggak nyaman," katanya.

Minola kemudian menyebut pembicaraan tersebut belum menemukan titik temu hingga proses mediasi terakhir dan dinyatakan gagal.

"Karena nggak ada titik temu, maka mediasi ini kita nyatakan gagal," kata Minola mengutip pernyataan mediator.

Karena itu, Minola meminta publik tidak menyimpulkan kegagalan mediasi hanya disebabkan persoalan pemeriksaan kesehatan.

"Lucu kan kalau misalnya kemudian dikatakan gagalnya karena Ruben nggak mau periksa kesehatan. Ini terlalu menghakimi, terlalu menjustifikasi tanpa melihat hal-hal lain," tuturnya.

(Tribunnews.com/ Fauzi Alamsyah)

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.