Laporan Wartawan TribunJatim.com, Dya Ayu
TRIBUNJATIM.COM, BATU - Proyek di Simpang 4 Panglima Sudirman, Jalan Trunojoyo, Jalan Indragiri, dan Jalan Hasanudin (Patih), Kota Batu, Jawa Timur, kini telah mencapai progres fisik sekitar 40 persen.
Proyek penanganan prasarana jalan tersebut meliputi kegiatan pencegahan, perawatan, dan perbaikan.
Pengerjaan dimulai sejak Juni 2026 dengan durasi 150 hari dan ditargetkan rampung pada November mendatang.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Batu, Esty Dwiastuti mengatakan hingga saat ini progres pekerjaan telah melalui proses pelebaran area, penataan drainase serta perkerasan beton.
“Progres fisik pekerjaan telah mencapai sekitar 40 persen dari keseluruhan pekerjaan yang direncanakan,” kata Esty, Jumat (10/9/2026).
Usai pelebaran area, penataan drainase serta perkerasan beton ini nantinya akan dilakukan tahapan berikutnya termasuk menyelesaikan ruas Jalan Hasanudin agar kembali dapat dilalui.
Baca juga: Simpang Patih Kota Batu Segera Bebas Kabel Gantung, Jaringan Dipindah ke Bawah Tanah
“Tentunya masih ada tahapan yang harus diselesaikan dan akan terus dipantau agar hasilnya sesuai rencana, mutu tetap terjaga, dan kendala di lapangan segera ditindaklanjuti,” ujarnya.
Esty menuturkan tim teknis melakukan pemeriksaan secara berkala mulai dari posisi, elevasi, kualitas material, hasil pemasangan, dimensi pekerjaan, keselamatan kerja, hingga kesesuaian dengan gambar rencana awal yang telah disepakati.
Pengguna Jalan Diminta Maklumi Gangguan Sementara
Untuk itu selama proyek Simpang Patih berlangsung berpotensi menimbulkan ketidaknyamanan bagi masyarakat. Khususnya terkait lalu lintas kendaraan yang melintasi area pekerjaan.
“Kami memahami ketidaknyamanan sementara akibat aktivitas alat berat, penyempitan ruang lalu lintas, maupun pengaturan akses,” jelasnya.
Pihaknya memastikan nantinya setelah proyek ini rampung dikerjakan, akan tercipta meningkatkan ruang gerak kendaraan, memperkuat struktur jalan, menunjang fungsi drainase, serta mendukung keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan yang melintas di jalan ‘pintu masuk’ Kota Batu dari arah Pujon itu.
“Tentunya sedikit demi sedikit progres terus berjalan agar Simpang Empat Patih dapat lebih aman, tertata, nyaman, dan berkualitas bagi masyarakat,” pungkasnya