80 Relawan dan Pemprov Sumsel Bagikan 8.000 Masker ke Masyarakat Palembang, Bantu Melawan Kabut Asap
Refly Permana September 11, 2026 09:27 PM

 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - 8.000 masker dibagikan ke masyarakat Kota Palembang, Jumat (11/9/2026). Aksi sosial ini dilakukan menyikapi masih tebalnya kabut asap di Kota Pempek.

Aksi tersebut melibatkan 80 relawan dari berbagai unsur sebagai upaya membantu mengurangi risiko paparan asap terhadap masyarakat.

Sekretaris Daerah Sumatera Selatan Edward Candra yang melepas para relawan memberi apresiasi atas kegiatan ini. Ia berharap, masyarakat sedikit banyak bisa terbantu dalam menghadapi dampak kualitas udara akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

“Kami mengapresiasi Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI) dan APP Group yang telah menunjukkan kepedulian melalui bantuan masker untuk masyarakat. Hari ini kita melepas para relawan untuk bersama-sama membagikan 8.000 masker,” kata Edward kepada Sripoku.com.

Baca juga: Reaksi Sherina Hirup Langsung Asap Akibat Karhutla Kalimantan, Hidung Gatal, Langsung Pakai Masker

Edward mengatakan, kondisi udara yang terdampak asap karhutla telah dirasakan masyarakat. Kondisi tersebut juga menjadi perhatian karena adanya kecenderungan peningkatan kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

Melihat data yang ada, tingkat ISPA cenderung meningkat.

"Dengan kondisi ini, kita perlu menjaga kesehatan bersama, salah satunya dengan menggunakan masker,” katanya.

Selain pembagian masker, pemerintah daerah bersama berbagai pihak juga terus melakukan berbagai upaya untuk mengendalikan karhutla di sejumlah wilayah Sumatera Selatan.

Edward berharap upaya pengendalian di lapangan dapat segera membuahkan hasil sehingga kebakaran dapat ditangani dan kualitas udara kembali membaik.

“Upaya sudah dilakukan pemerintah daerah bersama berbagai pihak untuk mengendalikan karhutla. Kita berharap upaya ini berhasil. Kita juga melaksanakan salat istisqa, semoga Allah SWT menurunkan hujan sehingga karhutla berakhir dan kita bisa kembali menghirup udara yang nyaman,” ujarnya.

Melalui aksi tersebut, kolaborasi lintas sektor diharapkan tidak hanya membantu masyarakat menghadapi kondisi udara yang kurang sehat, tetapi juga meningkatkan kesadaran untuk menjaga kesehatan dan mengurangi risiko paparan asap selama karhutla masih terjadi.

8.000 masker ini dibagikan kepada masyarakat di sejumlah titik Kota Palembang. Sementara itu, kegiatan bertajuk “Peduli Berbagi Masker” ini digelar APHI Komda Sumatera Selatan bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dengan mengusung semangat “Bersama Melindungi, Bersama Sehatkan Negeri”.

Masker yang dibagikan merupakan bantuan dari perusahaan Mitra APP Group yang disalurkan melalui APHI Sumatera Selatan.

Baca juga: Satu Hati Honda Peduli, Astra Motor Sumsel Bagikan 5.000 Masker untuk Masyarakat Sumsel

Para relawan kemudian bergerak ke delapan titik strategis dan pusat keramaian di Kota Palembang untuk membagikan masker secara langsung kepada masyarakat.

Aksi tersebut melibatkan berbagai elemen masyarakat, di antaranya Paguyuban Sinar Mas Sumatera Selatan, LKNU Sumsel, Laznas Yakesma Sumsel, mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang, Paguyuban Ojol Trisula Nusantara, serta Komunitas Ojol Garing yang menaungi pengemudi Gojek dan Grab di kawasan Jakabaring.

Ketua APHI Komda Sumatera Selatan Iwan Setiawan mengatakan, penanganan karhutla tidak hanya berkaitan dengan upaya memadamkan api, tetapi juga bagaimana melindungi masyarakat dari dampak yang ditimbulkan.

“Penanganan dampak karhutla membutuhkan keterlibatan semua pihak, tidak hanya dalam pengendalian di lapangan, tetapi juga dalam melindungi masyarakat dari dampaknya,” kata Iwan.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, organisasi masyarakat, mahasiswa dan komunitas menjadi penting agar dukungan terhadap masyarakat dapat diberikan secara langsung.

“Melalui kolaborasi ini, APHI bersama pemerintah daerah, dunia usaha, dan berbagai elemen masyarakat ingin memastikan dukungan dapat menjangkau masyarakat secara langsung. Pembagian masker ini merupakan bagian dari tanggung jawab bersama untuk menjaga kesehatan masyarakat di tengah kondisi kualitas udara saat ini,” katanya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.