Basarnas Kerahkan KN SAR 234 Antasena Cari 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Hilang dekat Anak Krakatau
Ferdinand Waskita Suryacahya September 11, 2026 09:52 PM

TRIBUNJAKARTA.COM, PENJARINGAN - Basarnas dari Kantor SAR Jakarta mengerahkan KN SAR 234 Antasena untuk memperkuat operasi pencarian dan pertolongan terhadap Speedboat Arupadatu I yang hilang kontak di perairan dekat Gunung Anak Krakatau, Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten.

Kapal tersebut membawa 18 personel yang terdiri dari anak buah kapal (ABK) dan personel rescue.

Speedboat Arupadatu I dilaporkan hilang kontak sejak Senin (7/9/2026) saat melakukan pelayaran untuk kegiatan peliputan erupsi Gunung Anak Krakatau.

Dalam pelayaran tersebut, Speedboat Arupadatu I membawa delapan orang yang terdiri dari lima jurnalis dan tiga ABK.

Kelima jurnalis itu ialah M. Bagus Khoirunnas wartawan Antara, Ari Basuki wartawan Merdeka.com, Yudistiro Pranoto wartawan iNews, Firman Daus wartawan Anadolu Agency, dan Donal Husni wartawan lepas.

Sementara itu, tiga awak kapal masing-masing Warta selaku kapten, Sukarman sebagai ABK, serta Heriyanto sebagai guide.

Pengerahan KN SAR 234 Antasena dilakukan untuk menambah kekuatan dalam operasi SAR yang tengah berlangsung.

Kapal tersebut diberangkatkan dari Dermaga Basarnas Pantai Mutiara, Jakarta, pada Jumat (11/9/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.

Kepala Kantor SAR Jakarta Desiana Kartika Bahari mengatakan, penambahan unsur SAR dilakukan untuk mendukung upaya pencarian terhadap delapan orang yang berada di dalam Speedboat Arupadatu I.

"Kami mengerahkan KN SAR 234 Antasena beserta 18 orang ABK dan personel rescue sebagai dukungan kekuatan untuk memperkuat operasi pencarian dan pertolongan yang saat ini terus dilakukan," kata Desiana.

KN SAR 234 Antasena diperkirakan tiba di Dermaga Indah Kiat, Cilegon, sekitar pukul 19.36 WIB.

Setibanya di Cilegon, kapal selanjutnya akan mendukung pelaksanaan operasi SAR sesuai kebutuhan dan perkembangan situasi di lapangan.

Pengerahan kapal tersebut diharapkan dapat memperluas dan memperkuat upaya pencarian Speedboat Arupadatu I di perairan Selat Sunda.

Operasi pencarian dilakukan dengan mempertimbangkan perkembangan informasi dan kondisi di lokasi kejadian.

Desiana mengatakan seluruh personel yang dikerahkan juga diminta tetap memperhatikan aspek keselamatan selama menjalankan operasi.

"Penambahan unsur ini diharapkan dapat mendukung upaya pencarian agar dapat berjalan lebih optimal sesuai dengan perkembangan situasi di lapangan," ujarnya.

Ia menambahkan, personel SAR akan terus mengikuti perkembangan kondisi di lapangan sebagai dasar dalam pelaksanaan operasi pencarian dan pertolongan.

Operasi SAR terhadap Speedboat Arupadatu I masih terus dilakukan untuk menemukan keberadaan delapan orang yang dilaporkan berada di dalam kapal tersebut.

Berita terkait

  • Baca juga: UPDATE Speed Boat Hilang Kontak di Selat Sunda, 5 Jurnalis hingga Kapten Kapal Masih Dalam Pencarian

  • Baca juga: 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau Belum Ditemukan, Tim SAR Kerahkan 4 SRU di Hari Kedua

  • Baca juga: Kronologi Kapal Rombongan Jurnalis Hilang Kontak Liput Gunung Anak Krakatau, Ini Daftar Namanya

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.