Terus Berpacu Menangani Karhutla di Kalimantan Tengah
GH News September 11, 2026 10:08 PM
Barito Utara -

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus memacu lebih cepat terkait penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

"Upaya pencegahan dan kesiapsiagaan harus terus diperkuat agar potensi kebakaran dapat segera dikendalikan serta dampaknya terhadap masyarakat dapat diminimalkan," kata Gubernur Kalteng Agustiar Sabran di Palangka Raya, seperti dikutip Jumat (11/9/2026).

Pemprov Kalteng bersama instansi terkait telah menyiagakan 10.700 personel gabungan memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan di seluruh wilayah. Kekuatan tersebut melibatkan unsur pemerintah daerah, TNI, Polri, Manggala Agni, pemadam kebakaran, masyarakat peduli api serta lainnya.

Kesiapsiagaan di darat juga diperkuat dukungan operasi udara berupa enam unit helikopter dan satu unit pesawat operasi modifikasi cuaca (OMC) atau patroli. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah menghadapi peningkatan aktivitas karhutla memasuki musim kemarau.

"Yang paling utama adalah melindungi masyarakat dan menjaga lingkungan Kalteng tetap aman dari dampak kabut asap," kata gubernur.

Berdasarkan laporan Pos Komando Penanganan Darurat Bencana Karhutla Kalteng per 7 September 2026 tercatat sudah ada sebanyak 2.698 kejadian karhutla dengan luasan terbakar mencapai 8.139,12 hektare.

Karhutla di Kalimantan Tengah (Kalteng) memang menunjukkan tanda mengkhawatirkan. Setelah sempat turun hingga 950 titik, jumlah hotspot melonjak lagi dalam sehari.

"Berdasarkan data Sistem Monitoring Hutan dan Lahan (SIPONGI) Kementerian Kehutanan periode 2-10 September 2026, tercatat 2.340 hotspot di Kalteng pada 10 September. Angka tersebut meningkat drastis dibandingkan sehari sebelumnya yang hanya mencatat 950 titik," ujar Kepala Dinas Kehutanan Kalteng Agustan Saining, Jumat (11/9/2026).

Lonjakan hotspot menjadi perhatian karena terjadi saat Kalteng masih berada dalam status tanggap darurat karhutla. Pemerintah daerah bersama tim penanganan di lapangan masih melakukan berbagai upaya untuk mencegah meluasnya kebakaran.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.