Pabrik Baru di Cikarang Perkuat Manufaktur Nasional
Mohamad Yusuf September 12, 2026 12:50 AM

 

TRIBUNBEKASI.COM, PALMERAH - Aktivitas manufaktur Midea Electronics Indonesia terus berkembang seiring penguatan investasi di sektor elektronik dalam negeri.

Perusahaan tersebut merayakan pencapaian produksi 3 juta unit sekaligus meresmikan fasilitas manufaktur di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Rabu (9/9/2026).

Peresmian dilakukan di fasilitas Residential Air Conditioner Midea Electronics Indonesia yang menjadi salah satu bagian dari pengembangan manufaktur perusahaan di Indonesia.

Baca juga: Sensor Gempa BMKG Hilang, Sofwan Dedy: Jangan Tunggu Bencana Besar Baru Berbenah

Rangkaian kegiatan juga diisi dengan tur fasilitas produksi air conditioner atau AC untuk melihat langsung proses manufaktur, serta prosesi simbolis pencapaian produksi dan penguatan kapasitas pabrik.

Acara tersebut dihadiri Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza, Anggota Komisi VI DPR RI Darmadi Durianto, Plt Direktur Industri Elektronika dan Telematika Rifqi Ansari, serta jajaran pimpinan Midea dan perusahaan terkait.

Baca juga: Bobotoh Dilarang Hadiri Laga Persija Jakarta vs Persib Bandung di Stadion Utama Gelora Bung Karno

Investasi Manufaktur
President Director Midea Electronics Indonesia Jack Ding mengatakan pencapaian produksi 3 juta unit menjadi salah satu tonggak penting bagi perjalanan manufaktur perusahaan di Indonesia.

"Pencapaian 3 juta unit merupakan milestone penting dalam perjalanan manufaktur Midea di Indonesia. Kami akan terus berinvestasi, memperkuat produksi lokal, dan berkontribusi terhadap pertumbuhan industri manufaktur Indonesia," ujar Jack Ding.

Midea diketahui mulai memperluas investasi manufakturnya di Indonesia sejak 2023.

Fasilitas Residential Air Conditioner di Cikarang berdiri di atas lahan seluas 51.405 meter persegi dengan luas bangunan yang akan dikembangkan dari sekitar 13.000 meter persegi menjadi 43.000 meter persegi.

Selain AC, Midea juga mengembangkan produksi mesin cuci.

Pada 2024, perusahaan mengembangkan produksi Twin Tub Washing Machine di pabrik seluas 17.000 meter persegi yang ke depan akan diperluas untuk kategori mesin cuci Top Loading.

Sementara itu, fasilitas refrigerator Midea di Karawang dibangun di atas lahan lebih dari 150.000 meter persegi.

Pabrik tersebut akan memproduksi berbagai kategori refrigerator, mulai dari side-by-side, double door, single door hingga chest freezer.

Ekspor dari Indonesia
Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza mengapresiasi perkembangan investasi dan kapasitas produksi Midea Electronics Indonesia.

Menurut Faisol, perkembangan tersebut menunjukkan semakin kuatnya kemampuan industri elektronika Indonesia dalam memenuhi kebutuhan pasar domestik sekaligus pasar internasional.

"Pada kesempatan hari ini, kita menyaksikan bersama pencapaian produksi 3 juta unit produk, yang terdiri atas 2,25 juta unit produk air conditioner (AC), 1 juta unit produk refrigerator, dan 367.500 unit produk mesin cuci, sekaligus acara peresmian pabrik Midea Indonesia untuk Air Conditioner dan Refrigerator," ujar Faisol.

Baca juga: Kolaborasi Bersama Circle Gigs, Diantara Sore Hadir sebagai Ruang Kreatif Baru di Jakarta Selatan

Ia mengatakan ekspor Midea Electronics Indonesia hingga 2026 telah mencapai sekitar 2 juta unit produk ke berbagai negara di kawasan ASEAN dan Amerika Utara.

Pemerintah, kata Faisol, akan terus mendorong iklim usaha yang kondusif melalui sejumlah kebijakan, termasuk penerapan SNI wajib dan Tingkat Komponen Dalam Negeri atau TKDN.

"Ke depan, kami berharap Midea dapat semakin meningkatkan posisi Indonesia dalam jaringan produksi dan bisnis global perusahaan. Indonesia diharapkan tidak hanya menjadi pasar, tetapi juga menjadi mitra strategis dalam pengembangan manufaktur dan salah satu basis produksi penting Midea untuk melayani kebutuhan pasar regional maupun global," ujarnya.

Pemasok Dalam Negeri
President Residential Air Conditioner PT Jaya Refrigeration Equipment Ma Kai mengatakan Midea juga berkomitmen memperkuat operasional lokal dan kerja sama dengan pemasok dalam negeri.

"Kami akan terus memperkuat investasi dan produksi lokal, meningkatkan penggunaan pemasok dalam negeri, serta menjalankan operasional yang aman, patuh terhadap regulasi, dan berkelanjutan untuk memberikan kontribusi positif bagi Indonesia," ujar Ma Kai.

Anggota Komisi VI DPR RI Darmadi Durianto menilai investasi manufaktur seperti yang dilakukan Midea memiliki peran penting dalam memperkuat ekosistem industri nasional.

Baca juga: Viking Karawang Pastikan Tak Datang ke SUGBK Saat Persija Vs Persib, Siapkan Nobar di 19 Titik

"Ekspansi investasi seperti ini diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi Indonesia sekaligus meningkatkan daya saing produk yang diproduksi di dalam negeri," ujarnya.

Dengan penguatan produksi lokal, Midea menargetkan Indonesia tidak hanya menjadi pasar bagi produk-produknya.

Indonesia juga diarahkan menjadi salah satu basis produksi yang mendukung kebutuhan pasar regional dan global perusahaan.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.