Kualitas Atlet Putra Meningkat di Audisi PB Djarum 2026, Kuota Super Tiket Bisa Melebihi Target
Arif Tio Buqi Abdulah September 12, 2026 02:34 PM

TRIBUNNEWS.COM - Koordinator Pelatih Tunggal Putra PB Djarum, Leonard Holvy de Pauw, melihat perkembangan kualitas atlet putra pada Audisi Umum PB Djarum 2026 menunjukkan peningkatan dibandingkan pelaksanaan tahun sebelumnya.

Penilaian tersebut bahkan membuat tim pelatih mulai memperkirakan jumlah penerima Super Tiket tahun ini.

Sebab menurut Holvy bisa saja penerima Super Tiket dapat melampaui target yang sebelumnya telah ditentukan.

"Buat Super Tiket saya lihatnya teknik dasar bermain badminton yang baik, sejauh ini jujur lebih bagus dari tahun lalu 2025 secara kualitas," kata Holvy ketika ditemui wartawan di Media Center GOR Djarum, Jati, Kudus, Jumat (11/9/2026).

Peningkatan kualitas peserta terlihat dari kemampuan sejumlah atlet yang sejak usia dini.

Baca juga: Siti Myiesha Gagal di Audisi PB Djarum 2026, Tanda Tangan Liliyana Natsir Jadi Penghibur

Mereka sudah mampu menunjukkan permainan dengan dasar teknik yang baik serta memiliki karakter bertanding.

"Tadi kita udah mulai ngomongin soal kuota Super Tiket, karena perkiraannya bakal melebihi target, mungkin lebih banyak dari tahun lalu," ujarnya.

Atlet Usia Muda Tunjukkan Kualitas

Holvy mengatakan salah satu hal yang menarik perhatian tim pelatih adalah munculnya atlet-atlet kelahiran 2017 yang sudah mampu memperlihatkan permainan dengan postur, karakter di lapangan, dan semangat juang yang baik.

"Banyak di audisi ini atlet kualitasnya bagus karena sudah bisa main."

"Bahkan kelahiran 2017 udah bisa main, punya postur, karakter di lapangan bagus, fighting spirit bagus," tutur Holvy.

"Ada juga kelahiran 2018 yang lebih bagus," ucapnya.

Temuan tersebut kemudian membuat tim pelatih harus melihat kembali batas usia sebagai satu-satunya pertimbangan.

lihat foto
AUDISI PB DJARUM - Koordinator Pelatih Tunggal Putra PB Djarum, Leonard Holvy de Pauw, di Media Center GOR Djarum, Jati, Kudus, pada 11 September 2026. (Tribunnews Solo/Niken Thalia)

"Dari situ kita mikir, wah kalau 2018 sudah bisa ngalahin 2016 kenapa kita harus nunggu yang 2016," kata Holvy.

Situasi tersebut menunjukkan persaingan antarpeserta Audisi Umum PB Djarum 2026 tidak hanya berlangsung dari sisi jumlah peserta, tetapi juga kualitas yang ditampilkan para atlet muda di lapangan.

Dengan munculnya sejumlah pemain dengan kemampuan teknik dasar, karakter bertanding, dan semangat juang sejak usia sangat muda, peluang kuota Super Tiket tahun ini pun terbuka untuk lebih banyak dibandingkan target awal.

Tim pelatih PB Djarum selanjutnya masih harus melihat perkembangan peserta secara menyeluruh.

Kemudian menentukan siapa saja yang paling layak mendapatkan Super Tiket dan melanjutkan perjalanan dalam proses pembinaan.

(Tribunnews.com/Niken)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.