Ikut Bersihkan Kali Oenasi, Warga Kelurahan Nonohonis Harap Kegiatan Berkelanjutan
January 15, 2026 12:19 AM

Laporan reporter POS-KUPANG.COM, Maria Vianey Gunu Gokok

POS-KUPANG.COM, SOE- Turut dalam kegiatan rabu putih  membersihkan Kali Oenasi, Kelurahan Nonohonis, Kecamatan Kota Soe, masyarakat setempat berharap kegiatan pembersihan ini terus dilakukan kedepan. 

Ketua RT 17/RW 7 Kelurahan Nonohonis, Kecamatan Kota Soe, Benyamin Liu, menyampaikan bahwa giat yang dilakukan camat Kota Soe, beserta staf, para lurah, RT, RW, linmas, yang juga melibatkan guru dan pelajar ini, dapat dilakukan secara masif dan berkelanjutan.

"Oleh karena itu, perhatian pemerintah melalui program rabu putih ini bisa terus dilaksanakan agar kesadaran masyarakat juga tergugah untuk menjaga kebersihan dan bertanggung jawab dengan sampah mereka masing-masing," jelas Benyamin usai kerja bakti. 

Hal tersebut disampaikan dalam pelaksaan kegiatan rabu putih dan program Kota Soe Sadar Kebersihan (Kodarsih), yaitu kerja bakti bersihkan Mata Air Oenasi, Kelurahan Nonohonis, pada Rabu (14/1/2026). 

Baca juga: 21 Tim Vocal Grup Siap Uji Ketangkasan Dalam Lomba Vokal Grup di Gereja Batu Karang Nonohonis

Camat Kota Soe, Joel A. A. Sonbai, bersama staf, para lurah, RT/RW, linmas, masyarakat setempat serta pelajar, secara gotong royong membersihkan mata air Oenasi. Mulai dari memungut sampah plastik, menyapu dedaunan, dari atas badan jalan hingga ke aliran kali Oenasi. Banyak sampai yang berserakan, yaitu plastik makanan, bekas minuman, pembungkus deterjen, bahkan popok bayi. Tidak ada yang terurai, bahkan ada yang menimbulkan bau busuk. 

Kali Oenasi sendiri sering digunakan untuk kegiatan mencuci pakaian oleh masyarakat, sering juga untuk mencuci kendaraan. Sayangnya limbah setelah aktivitas mencuci tersebut dibiarkan begitu saja. 

Kondisi ini juga yang menyebabkan Benyamin kecewa dan geram.

Menurutnya, mata air atau kali ini perlu dijaga dan digunakan secara bertanggung jawab karena digunakan oleh banyak masyarakat. 

"Kami berterima kasih dengan kegiatan ini. Kedepan oknum yang buang sampah sembarangan ini, kami kecewa. Air ini kita pakai bersama, kita jaga. Rencana saya, kalau ketemu oknum sedang buang sampah disini saya akan suruh gigit pakai mulut," tegasnya usai kerja bakti. 

Selain Benyamin, salah satu warga RT 011/RW 10, Kelurahan Nonohonis, Yorhans Boru (65), turut dalam kerja bakti ini. Ia bersama beberapa warga lain membersihkan tepi jalan di sebelah atas mata air Oenasi. 

"Kita bersih-bersih sampah di pinggir jalan ini. Karena sampah yang dibuang didekat sumber air ini tidak bisa terurai, semua sampah plastik. Dan ini punya akibat fatal di kemudian hari," jelasnya. 

Yorhans menggunakan parangnya menebas rumput ditepi jalan, dan mengumpulkan sampah plastik untuk diangkut oleh petugas sampah. Ia berharap pengguna air di Kali Oenasi dapat bertanggung jawab dengan sampah mereka. 

"Kita imbau kepada pengguna air bersih yang datang dari berbagai tempat untuk mencuci pakaian, atau mandi. Agar kantong sabun atau detergen, plastik bisa ditampung atau dibawah kembali. Atau juga bisa disimpan di tempat yang telah disiapkan," tutupnya. 

Kegiatan berlangsung sejak pukul 08.00 sampai selesai. Tidak banyak warga yang dilibatkan namun inisiatif muncul untuk ambil bagian membersihkan lingkungan tempat tinggal mereka. (any) 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.