Respons Dedi Mulyadi soal Oknum LSM Terjaring OTT gegara Peras Belasan Kepala Desa di Subang
January 16, 2026 06:42 PM

- Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan respons terkait kasus operasi tangkap tangan (OTT) terhadap oknum anggota LSM Pendekar Subang yang dilakukan Polres Subang.

Diketahui, OTT tersebut terjadi di Kantor Desa Pamanukan Hilir, Kecamatan Pamanukan, Kabupaten Subang, pada Minggu (11/1/2026).

Oknum anggota LSM itu diduga melakukan pemerasan terhadap sejumlah kepala desa di wilayah Kabupaten Subang.

Kapolres Subang AKBP Dony Eko Wicaksono menjelaskan, pengungkapan kasus ini berawal dari laporan para kepala desa yang merasa resah akibat ancaman dan permintaan uang oleh pelaku.

Modusnya, pelaku mengirim surat somasi permintaan data Anggaran Dana Desa (ADD) dan aset desa, lalu mengancam akan melaporkan ke aparat penegak hukum jika tidak diberi uang “koordinasi”.

Dalam OTT tersebut, polisi mengamankan pelaku berinisial T saat menerima uang Rp2,5 juta dari dua kepala desa, dengan dugaan aksi dilakukan secara terorganisir.

Pelaku mengaku uang hasil pemerasan itu diperintahkan oleh Ketua LSM Pendekar Subang berinisial W yang kini masih dalam pencarian.

Menanggapi kasus tersebut, Dedi Mulyadi mengapresiasi langkah tegas Polres Subang dalam memberantas praktik pemerasan yang meresahkan.

Ia menilai modus seperti ini marak terjadi di Jawa Barat dan kerap menyasar kepala desa.

Dedi Mulyadi pun mengingatkan pentingnya transparansi pengelolaan dana desa agar tidak menjadi celah terjadinya pemerasan.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.