Jubir KPK: SDW Turut Ditangkap dalam OTT di Kabupaten Pati
January 19, 2026 07:55 PM

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - KPK memastikan salah satu sosok yang ditangkap dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Pati adalah pejabat berinisial SDW.

Jika merujuk dari inisial tersebut, sebagian publik lantas mengarah kepada sosok Bupati Pati Sudewo.

“Benar, salah satu pihak yang diamankan dalam peristiwa tertangkap tangan di Pati adalah saudara SDW,” kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo seperti dilansir dari Kompas.com, Senin (19/1/2026).

Baca juga: BREAKING NEWS, KPK Benarkan Ada OTT di Pati, Ada Pejabat Pengepul yang Ditangkap

• Rumor Bupati Sudewo Diperiksa KPK: Mobil Dinas Terparkir di Pendopo Pati, Wabup No Comment

Saat ini, penyidik KPK masih memeriksa sosok SDW itu secara intensif. 

“Yang bersangkutan sedang dilakukan pemeriksaan secara intensif oleh tim di Polres Kudus,” tegas dia.

Namun Budi belum menjelaskan soal perkara yang menjerat Sudewo sehingga dia terjaring OTT.

Tangkap Pejabat Pengepul 

KPK bahkan menyatakan jika pihaknya telah melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Pati.

Namun, operasi senyap tersebut masih berlangsung hingga saat ini, sehingga secara detailnya belum dapat disampaikan.

Termasuk kebenaran sosok Bupati Pati Sudewo yang disebut-sebut ikut terjaring dan diperiksa oleh tim KPK.

"Terkait yang di Kabupaten Pati, saat ini masih berprogres. Kami masih menunggu perkembangannya," kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan seperti dilansir dari Tribunnews.com, Senin (19/1/2026).

Dalam keterangannya, Budi membenarkan bahwa pihak yang diamankan dalam operasi tersebut di antaranya diduga berperan sebagai pengepul.

Hal ini menjawab pertanyaan media mengenai dugaan keterlibatan perangkat desa yang bertugas sebagai pengumpul dana.

"Di antaranya itu yang diamankan. Kami akan update secara lebih lengkap lagi," sebut Budi.

Meski demikian, KPK belum merinci secara detail identitas para pihak yang terjaring OTT tersebut.

Saat dikonfirmasi mengenai nama-nama spesifik, termasuk pertanyaan awak media mengenai sosok Sudewo maupun dugaan keterlibatan kerabat kepala daerah, Budi meminta publik untuk bersabar menunggu hasil pemeriksaan tim di lapangan.

LENGANG - Dua mobil baik mobil dinas maupun mobil pribadi Bupati Pati Sudewo terparkir di Halaman Pendopo Kantor Bupati Pati, Senin (19/1/2026). Keberadaan Bupati misterius, suasana di sekitar pendopo pun lengang, sepi.
LENGANG - Dua mobil baik mobil dinas maupun mobil pribadi Bupati Pati Sudewo terparkir di Halaman Pendopo Kantor Bupati Pati, Senin (19/1/2026). Keberadaan Bupati misterius, suasana di sekitar pendopo pun lengang, sepi. (TRIBUN JATENG/Mazka Hauzan Naufal)

"Akan kami update perkembangannya. Siapa saja yang diamankan, siapa saja yang dilakukan pemeriksaan, nanti kami akan sampaikan," jelasnya.

KPK berjanji akan segera mengumumkan konstruksi perkara, barang bukti, serta status hukum para pihak yang diamankan dalam waktu dekat.

"Saat ini kawan-kawan masih di lapangan, masih memeriksa kepada sejumlah pihak yang diamankan, tunggu prosesnya," ujar Budi.

Lembaga antirasuah tersebut menegaskan akan menyampaikan informasi lengkap mengenai peristiwa tertangkap tangan ini, termasuk menyoal kasus korupsi apa yang sedang ditangani.

"Terkait perkaranya apa, konstruksinya seperti apa, pihak-pihak yang diamankan siapa saja, itu kami akan sampaikan," tutur Budi.

Baca juga: Keberadaan Bupati Sudewo Masih Misterius, Diperiksa KPK Terkait Jual Beli Jabatan?

• Oknum Camat dan Sejumlah Kades di Pati Dirumorkan Diperiksa KPK, Ini Dugaan Kasusnya

Kantor Bupati Sepi

Pada Senin (19/1/2026), keberadaan Bupati Pati Sudewo masih misterius.

Beredar rumor bahwa Bupati Pati Sudewo sedang menjalani pemeriksaan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kudus.

Belum diketahui pemeriksaan tersebut terkait kasus apa. Namun santer kabar bahwa pemeriksaan KPK terkait dugaan kasus suap jual-beli jabatan perangkat desa.

Kabar Sudewo "dijemput" KPK itu santer beredar di media sosial berbasis masyarakat Pati.

Mobil dinas Bupati Pati Sudewo yakni mobil Toyota Fortuner putih berpelat nomor K 1 A, terparkir di halaman Pendopo Kabupaten Pati.

Demikian pula kendaraan pribadi Alphard putih K 1032 ZZH, terparkir di dekat tangga salah satu gedung kompleks Setda Kabupaten Pati.

Kompleks Kantor Bupati Pati juga terlihat sepi dan lengang.

Di pendopo hanya ada belasan jurnalis yang menunggu kemunculan pejabat daerah untuk diwawancarai.

Bupati Pati Sudewo.
Bupati Pati Sudewo. (TRIBU NJATENG/Mazka Hauzan Naufal)

Dihubungi TribunJateng.com melalui pesan WhatsApp, nomor Bupati Pati Sudewo menunjukkan simbol centang satu. Artinya yang bersangkutan sedang di luar jaringan (luring) atau offline).

TribunJateng.com juga berupaya mengonfirmasi hal ini kepada Wakil Bupati Pati Risma Ardhi Chandra dan Pj Sekda Teguh Widyatmoko.

Salah satu ajudan Bupati Sudewo, Raihan mengatakan, sang Bupati sedang berada di luar kota.

Namun dia tidak bisa memberikan informasi tepatnya di kota mana Sudewo sedang berada saat ini.

Dia juga mengatakan Sudewo pergi menggunakan mobil lain bukan mobil dinas K 1 A.

Adapun menurut keterangan salah satu staf Setda Kabupaten Pati, Wakil Bupati Pati juga sudah sejak pagi hari meninggalkan kantornya.

Dihubungi melalui WhatsApp, salah satu Kabag di Lingkungan Setda Kabupaten Pati mengatakan bahwa Bupati Sudewo saat ini berada di luar daerah.

Sepengetahuannya, agenda Sudewo adalah menghadiri Rakernas Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) di Batam. 

Sementara, Camat Jaken dan beberapa Kepala Desa dilaporkan juga diperiksa KPK di Mapolsek Sumber, Kabupaten Rembang.

Berdasarkan informasi, yang sedang menjalani pemeriksaan adalah Camat Jaken dan Kepala Desa di wilayahnya.

Pemeriksaan itu terkait dugaan kasus jual-beli jabatan.

Sekretaris Kecamatan Jaken, Agus Karyadi mengatakan, hingga saat ini pihaknya belum mendapatkan informasi mengenai hal tersebut.

"Sampai sekarang saya belum dapat informasi pasti. Masih simpang-siur."

"Masalahnya lokasi kejadiannya bukan di Jaken. Daripada saya ngomong tapi tidak benar," kata dia.

Ditanya tentang keberadaan Camat Jaken Tri Agung Setiawan, Agus tidak tahu.

"Saya sekira pukul 09.00 ada panggilan rapat ke Pati (kota). Terakhir saya di kantor kecamatan, Pak Camat belum datang," kata dia. (*/Kompas.com/Tribunnews.com/Mazka Hauzan Naufal)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.