Laporan Wartawan Serambi Indonesia Yusmandin Idris I Bireuen
SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Puluhan personel TNI dari Kodim 0111/Bireuen dan Pasukan BKO Yonif TP 837/Ksatria Trunojoyo Kodam V/Brawijaya yang diperbantukan ke Kodim 0111/Bireuen sejak beberapa waktu lalu hingga Senin (19/1/2026) membangun jembatan Aramco di Desa Juli Tambo, Juli Bireuen.
Pembangunan jembatan ini untuk mempercepat pemulihan akses warga antar desa pascabanjir, 26 November 2025.
Pemasangan jembatan ini diharapkan dapat memulihkan kembali aktivitas sosial dan perekonomian masyarakat setempat.
Komandan Kodim atau Dandim 0111/Bireuen, Letkol Arh Luthfi Novriadi SE SSos MHan MSc, Senin (19/1/2026), mengatakan jembatan Aramco mulai dikerjakan Jumat (9/1/2026) dan selesai, Senin (19/1/2026).
Pekerjaan membangun jembatan yang putus akibat banjir berkat kerja sama personel TNI dari Kodim 0111/Bireuen.
Khususnya Babinsa Koramil 0111-05/Juli dan para Prajurit dari Batalyon Infanteri TP 837/Ksatria Trunojoyo.
Baca juga: Kak Na Tekankan Anggota TP PKK Aceh Wajib Kerja Bakti untuk Rakyat
"Selain itu dukungan yang luar biasa dari keuchik setempat beserta perangkat di sini, sehingga kita dapat
menyelesaikan sesuai dengan waktu yang direncanakan.
Harapan kami bagi masyarakat desa sini mudah-mudahan jembatan Aramco ini selalu dirawat, kemudian dapat bisa digunakan untuk mempermudahkan transportasi masyarakat serta bisa digunakan dalam waktu yang cukup lama untuk kesejahteraan masyarakat," kata Dandim.
Dandim mengatakan selama ini jembatan tersebut kerap dimanfaatkan masyarakat untuk mengangkut hasil panen perkebunan menuju pasar dan pusat distribusi.
Oleh karena itu, dengan pemasangan jembatan Aramco ini diharapkan menjadi solusi agar warga bisa kembali menuju ibu kota kabupaten dengan lebih mudah dan cepat.
"Dengan terpasangnya Jembatan Aramco, masyarakat Desa Juli Tambo dan desa sekitar diharapkan dapat kembali beraktivitas secara normal.
Termasuk memasarkan hasil pertanian dan perkebunan tanpa hambatan," ujarnya.
Baca juga: Puluhan Personel Polres Bireuen Bersihkan Lumpur di Dayah Nurul Hidayah Kutablang
Dandim menambahkan Pemkab bersama TNI berharap pemulihan infrastruktur ini dapat menjadi langkah awal untuk menghidupkan kembali roda perekonomian masyarakat.
Sekaligus meningkatkan mobilitas dan kesejahteraan warga pascabencana.
Komandan Batalyon Infanteri TP 837/Ksatria Trunojoyo, Letkol Inf Heru Dwi Santoso SIP MM, menegaskan bahwa pembangunan jembatan Aramco ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI AD terhadap pemulihan kehidupan masyarakat pascabencana.
“Kami hadir untuk membantu masyarakat bangkit kembali. Jembatan Aramco ini bukan hanya sekadar penghubung fisik, tetapi juga menjadi penghubung perekonomian dan harapan warga.
Dengan terbukanya kembali akses ini, kami berharap aktivitas masyarakat, khususnya distribusi hasil pertanian dan perkebunan, dapat berjalan lancar,” harapnya.
Menurutnya, selama ini jembatan tersebut menjadi jalur vital bagi masyarakat untuk mengangkut hasil panen menuju pasar maupun menuju ibu kota kabupaten.
Baca juga: Pemulihan Pascabanjir, Polres Aceh Timur Bagikan Bibit Tanaman ke Seluruh Polsek
Oleh karena itu, keberadaan jembatan Aramco diharapkan mampu mempercepat pemulihan roda perekonomian masyarakat Desa Juli Tambo dan desa-desa sekitarnya. (*)