TRIBUNJATENG.COM, KEDIRI - Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Desa Mranggen, Kecamatan Purwoasri, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Senin (19/1/2026) siang.
Seorang remaja berusia 16 tahun meninggal dunia dalam kejadian tersebut.
Korban bernama Dyego Valentino, pelajar asal Desa Blawe, Kecamatan Purwoasri.
Baca juga: Tak Hiraukan Klakson Panjang dan Teriakan Warga, Pelajar SMK Tewas Tertabrak Kereta
Kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 12.45 WIB.
Saat itu, Dyego mengendarai sepeda motor Honda PCX dengan nomor polisi AG 5727 OY memboncengkan ibunya, Erlina (49), melaju dari arah selatan menuju utara.
Kapolsek Purwoasri AKP Rudi Hartono mengatakan, berdasarkan keterangan saksi di lokasi, motor yang dikendarai Dyego tiba-tiba motor tergelincir saat melintas di lokasi kejadian. Akibatnya, korban terjatuh dan sepeda motor terlempar ke arah pejalan kaki.
"Sepeda motor Honda PCX yang dikendarai korban diduga selip atau terpeleset, hingga pengendara terjatuh dan motor mengenai seorang pejalan kaki," ucap AKP Rudi Hartono saat dikonfirmasi, Senin (19/1/2026).
Motor tersebut kemudian menabrak seorang pejalan kaki bernama Riki Andi Syahputra (24), warga Desa Mranggen, Kecamatan Purwoasri.
Akibat kejadian itu, Riki mengalami luka memar dan lecet di kepala, luka robek pada betis kiri, serta lecet pada jari tangan kiri.
Sementara itu, Dyego Valentino mengalami luka parah dan dinyatakan meninggal dunia setelah mendapatkan perawatan di RSU Kertosono.
Sedangkan ibunya, Erlina, mengalami luka lecet pada pelipis kanan serta nyeri pada bagian pinggang dan juga menjalani perawatan di rumah sakit yang sama.
Dari keterangan saksi, pihak kepolisam menyebut bahwa kecelakaan terjadi secara tiba-tiba saat motor melaju dan kemudian tergelincir sebelum akhirnya menabrak pejalan kaki.
AKP Rudi menambahkan, pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara, memeriksa saksi-saksi, serta mengamankan kendaraan yang terlibat untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
"Untuk kerugian materiil akibat kecelakaan ini ditaksir mencapai sekitar Rp 1 juta," tandasnya.
Polisi mengimbau kepada para pengguna jalan agar selalu berhati-hati saat berkendara, terutama saat melintas di jalur rawan licin, serta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan layak jalan guna menghindari kecelakaan serupa. (*)
Baca juga: Hindari Lubang di Jalan Raya Limpung-Banyuputih, Pengendara Motor Terjatuh hingga Kehilangan Nyawa