Laporan Wartawan TribunPalu.com, Supriyanto Ucok
TRIBUNPALU.COM - Kisah pilu dialami sepasang Lanjut Usia (Lansia) di Desa Lakuan, Kecamatan Tolitoli Utara, Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah.
Harapan mereka untuk menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci sirna setelah tabungan haji yang telah dikumpulkan bertahun-tahun digondol maling.
Peristiwa pencurian itu terjadi pada Sabtu, 17 Januari 2026.
Baca juga: Jadwal dan Cara Daftar Perguruan Tinggi Islam Jalur SPAN PTKIN dan UM PTKIN 2026
Rumah pasangan lansia tersebut dibobol saat dalam keadaan kosong.
Naasnya, pelaku membawa kabur celengan berbentuk Ka’bah yang berisi uang tabungan haji senilai jutaan rupiah.
Uang itu diketahui telah mereka kumpulkan sejak 2017 dari hasil berkebun.
Kejadian bermula saat kedua lansia tersebut meninggalkan rumah untuk pergi ke Kota Tolitoli mengantar anak mereka yang hendak berangkat ke Kalimantan.
Mereka berangkat dari Desa Lakuan sekitar pukul 16.00 Wita dan baru kembali ke rumah sekitar pukul 01.30 Wita.
Namun setibanya di rumah, pasangan lansia itu mendapati pintu belakang dan jendela kamar terbuka, sementara isi lemari dalam keadaan berantakan dan pakaian berserakan di lantai.
Baca juga: Ketua PMII Sulteng Fhadel Soroti Lambannya Penanganan Dugaan Perusakan Mangrove PT TAS
Sontak keduanya menyadari bahwa celengan tabungan haji mereka telah hilang dibawa maling.
Uang yang selama ini mereka sisihkan sedikit demi sedikit, penuh doa dan harapan untuk bisa menunaikan rukun Islam kelima, kini tak tersisa.
Tabungan yang berasal dari hasil jerih payah berkebun itu pun raib dalam sekejap, memaksa mereka kembali harus memulai dari nol.
Rumah sederhana yang seharusnya menjadi tempat menyimpan harapan, justru dimanfaatkan oleh oknum tak bertanggung jawab yang tega merenggut mimpi suci sepasang lansia tersebut.
Baca juga: Tembus Rp110,5 T, DPMPTSP Sebut Morowali Penyumbang Nilai Investasi Terbesar di Sulteng
Peristiwa ini menyisakan duka mendalam dan menjadi pengingat bagi warga agar lebih waspada saat meninggalkan rumah, terutama di wilayah permukiman yang sepi. (*)
( ViralLokal )